Malang Raya

Banyak Bangunan di Pinggir Sungai, M Anton : Cek Izinnya dan Awasi

"Bangunan di sempadan sungai selama ini menjadi problem di Kota Malang. Kami ingin SKPD terkait termasuk DPU untuk mengawasi proses pembangunan,"

Banyak Bangunan di Pinggir Sungai, M Anton : Cek Izinnya dan Awasi
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kepala DPU Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono menjelaskan bentuk bangunan klinik kecantikan yang roboh ke Wali Kota Malang, M Anton, saat meninjau lokasi, Senin (19/10/2015) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, M Anton bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono mengecek bangunan klinik kecantikan Naavagreen di Jalan Brigjen Slamet Riyadi yang roboh, Senin (19/10/2015).

Anton menilai ada pelanggaran bentuk bangunan yang berada di pinggir sungai itu.

"Banyak bangunan di pinggir sungai yang melanggar aturan. Bangunan klinik kecantikan yang menjorok ke sungai itu sebenarnya juga tidak boleh. Mereka ingin menambahi luas bangunan hingga di atas sungai. Tapi kekuatannya tidak dipikirkan," kata Anton.

Ia memerintah semua SKPD yang terlibat dalam pendirian bangunan untuk mengecek izin dan mengawasi proses pembangunan di Kota Malang. Termasuk memerintahkan Satpol PP agar menertibkan bangunan yang melanggar Perda.

"Bangunan di sempadan sungai selama ini memang menjadi problem di Kota Malang. Kami ingin SKPD terkait termasuk DPU untuk mengawasi proses pembangunan di sempadan sungai," ujarnya.

Ia menduga bangunan klinik kecantikan yang roboh juga belum memiliki izin pembangunan. Karena Pemkot Malang tidak mungkin mengeluarkan izin model pembangunan yang menjorok ke sungai.

"Makanya saya minta SKPD yang terlibat dalam perizinan pembangunan untuk ikut memeriksa pemiliknya. Sekarang polisi juga menyelidiki kasus itu," katanya.

Sebelumnya, bangunan ruko milik klinik kecantikan Naavagreen di Jl Brigjend Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ambrol, Minggu (18/10/2015) sekitar pukul 18.00 WIB. Ada dua pekerja tertimpa reruntuhan bangunan.

Beruntung kedua pekerja itu selamat, hanya mengalami luka-luka di bagian kepala, tangan, dan kaki. Klinik kecantikan itu sedang memperluas tempat usaha. Klinik kecantikan merenovasi bangunan rumah di sampingnya untuk dijadikan tempat usaha. Ada delapan pekerja yang merenovasi bangunan sejak dua bulan lalu.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved