Malang Raya
Daripada Tugu dan Ijen, UB Lebih Pilih Kandang Arema
Padahal, sebelumnya, dua titik yang diincar adalah kawasan Jl Ijen dan sekitar alun-alun Tugu.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Universitas Brawijaya (UB) Malang bertindak sebagai tuan rumah Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2015 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Asal tahu saja, stadion ini merupakan markas atau homeground dari tim sepak bola kebangaan warga Malang, Arema Cronus.
Ketua panitia pelaksana, Dr Eng Denny Widhiyanuriawan, menyatakan pihaknya memilih lokasi ini karena menjadi opsi terbaik.
"Pingin dilaksanakan di Kota Malang, tapi tempatnya tidak memungkinkan," kata Denny, dosen FT UB Malang.
Sebelumnya, dua titik yang diincar adalah kawasan Jl Ijen dan sekitar alun-alun Tugu. Namun dampaknya akan sangat mengganggu warga jika dilaksanakan di Kota Malang.
Ditambahkan, untuk penilaian kontes adalah seberapa irit kendaraan irit dimasukkan ke mobil itu setelah 10 lap dalam kurun waktu kurang dari 30 menit. Total jarak tempuh untuk 10 lap adalah 12,3 kilometer.
Kontes ini diikuti oleh kampus-kampus bergengsi dari seluruh Indonesia.
Satu peserta adalah Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.
Mahasiswa dari perguruan tinggi ini mengikuti dua kategori lomba yaitu urban dan prototipe.
"Tahun lalu kita juga ikut saat kegiatan diadakan di ITS," jelas Wahyu Richard Nugraha, mahasiswa Universitas Tadulako ketika ditemui SURYAMALANG.COM di stannya, Jumat (23/10/2015).
Di dua kategori itu, mereka turun untuk bahan bakar bensin dengan menggunakan Pertamax plus/gasoline.
Sebelum berangkat ke Malang, mereka juga melakukan ujicoba kendaraan mereka. Dimana tingkat keiritannya bisa mencapai 100 Km per liter.
"Sebenarnya teman-teman di daerah ini memiliki banyak inovasi. Tinggal support dari pemerintah," ujar dia.
Untuk itu, lanjutnya, ia berharap support pemerintah tidak hanya untuk wilayah Indonesia barat, namun juga Indonesia timur.
"Jangan menganaktirikan Indonesia timur dan barat," ungkap dia.
Untuk mempersiapkan diri ke lomba, dibutuhkan waktu dua sampai tiga bulan. Anggaran Rp 30 juta lebih dikeluarkan kampus mereka untuk menyokong kreatifitas mahasiswa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kontes-mobil-hemat-energi-ub_20151023_173931.jpg)