Malang Raya

Ini yang Bikin Rumah di Wilayah Malang Timur Laris Manis

"Selama ini, tidak ada pengembang yang mau membangun perumahan di kawasan timur. Tetapi, sekarang malah diburu,"

Ini yang Bikin Rumah di Wilayah Malang Timur Laris Manis
Sylvianita Widyawati
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN -Rencana Pemkot Malang membangun jaringan jalan terintegrasi di wilayah timur atau di Jl Ki Ageng Gribik, Kedungkandang, sampai perbatasan dengan Kabupaten Malang ternyata banyak menarik investor, khususnya pengembang perumahan.

Sekarang banyak pengembang yang berlomba membanguan perumahan di kawasan Kedungkandang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Malang, Jarot Edi Sulistyono, Minggu (25/10/2015). Jarot mengatakan, rencana pembangunan infrastruktur jalan yang terintegrasi di wilayah timur membawa multi efek terhadap bisnis properti di kawasan itu.

Sekarang, banyak pengembang yang berlomba mencari lahan untuk membangun perumahan di kawasan itu.

"Selama ini, tidak ada pengembang yang mau membangun perumahan di kawasan timur. Tetapi, sekarang malah diburu. Ini merupakan efek dari rencana Pemkot Malang mengembangkan jaringan jalan terintegrasi di wilayah itu," kata Jarot.

Dikatakannya, pengembang perumah besar seperti Ciputra sekarang sudah masuk di wilayah Kedungkandang. Belum lagi pengembang perumahan kecil juga sudah bertebaran di wilayah Kecamatan Kedungkandang.

"Seperti perumahan milik Bulan Terang. Itu juga laris seperti kacang goreng. Potensi bisnis properti di wilayah timur semakin menjanjikan," ujarnya.

Ia menyatakan, wilayah timur semakin dilirik investor karena Pemkot Malang berencana mengembangkan kota di kawasan itu. Ada beberapa proyek besar yang akan dibangun Pemkot Malang di wilayah Kedungkandang pada 2016. Rencananya, Pemkot Malang mulai melebarkan jalan kembar di Jl Ki Ageng Gribik.

Tahap awal, pelebaran jalan kembar hanya dilakukan dari Jl Ki Ageng Gribik hingga Jl Danau Toba. Panjang jalan yang dilebarkan sekitar 1 kilometer.

"Wilayah itu yang sudah memungkinkan untuk dilebarkan. Karena lahannya sudah milik Pemkot Malang. Kami tinggal sosialisasi ke warga saja. Anggaran pelebaran jalan dari DAK pemerintah pusat. Tahun depan kami dapat DAK sekitar Rp 100 miliar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved