Malang Raya
Pemkot Malang Akan Bangun Masjid Rp 115 Miliar Tanpa APBD
"Khusus untuk bangunan masjid, tidak menggunakan APBD. Karena masjid ini untuk umat, Wali Kota juga ingin menggalang dana dari masyarakat.."
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemkot Malang serius membangun Islamic Center di wilayah Kedungkandang, Kota Malang, pada 2016.
Total anggaran pembangunan Islamic Center mencapai Rp 99,9 miliar dengan sistem multiyears selama tiga tahun.
Pembangunan tahap pertama, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar di APBD 2016. Rencananya, Islamic Center ini akan dilengkapi dengan asrama haji, gedung pertemuan, ruang pelatihan, dan masjid.
Khusus untuk bangunan masjid, Pemkot Malang tidak akan menggunakan dana APBD. Pemkot Malang akan menggalang dana dari masyarakat untuk membangun masjid.
Rencananya, arsitektur bangunan masjid di Islamic Center didesain menjadi Masjid Cheng Ho. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sudah membuat desain Masjid Cheng Ho.
Berdasarkan desain yang sudah jadi, anggaran untuk membangun Masjid Cheng Ho mencapai Rp 115 miliar.
"Khusus untuk bangunan masjid, tidak menggunakan APBD. Karena masjid ini untuk umat, Wali Kota juga ingin menggalang dana dari masyarakat. Nanti ada perusahaan yang memberikan CSR untuk pembangunan masjid," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Malang, Jarot Edi Sulistyono, usai rapat internal antara Tim Anggaran dan Badan Anggaran soal APBD 2016, Senin (26/10/2015).
Dikatakannya, Pemkot Malang akan membentuk panitia untuk pembangunan Masjid Cheng Ho di Islamic Center. Panitia ini akan menjaring dana CSR dari perusahaan dan mengumpulkan dana bantuan dari masyarakat untuk pembangunan masjid.
"Dana yang dikumpulkan dari masyarakat harus bisa dipertanggungjawabkan. Makanya kami akan membentuk panitia pembangunan masjid," ujarnya.
Ia mengatakan anggaran dari APBD hanya digunakan membangun beberapa fasilitas lain di Islamic Center.
Menurutnya, ada 15 item bangunan di Islamic Center. Antara lain, asrama haji, gedung pertemuan, ruang pelatihan, dan tempat latihan manasik haji.
"Total anggaran dari APBD Rp 99,9 miliar, tapi dianggaran bertahap tiga tahun. Tahun pertama (2016) Rp 30 miliar, tahun kedua Rp 39,9 miliar, dan tahun ketiga Rp 30 miliar," ujarnya.
Menurutnya, Islamic Center akan menjadi wisata religi di Kota Malang. Wisata buatan ini diharapkan semakin menggairahkan dunia pariwisata di Kota Malang.
"Lahan untuk membangun Islamic Center sudah siap. Luasnya sekitar 5,5 hektar di dekatnya GOR Ken Arok," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/abah-anton-safari-ramadan_20150712_115740.jpg)