Rumah Produksi Petasan Meledak
Keluarga Pemilik Petasan Menghilang, Polisi Kebingungan
“Sampai sekarang pemilik petasan (Nawardi) masih belum tertangkap. Dia masih kami buru,”
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Keberadaan Nawardi, pemilik petasan yang merobohkan dua rumah di Jalan Kyai Pasreh Jaya Gg Cemondelan, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang masih misterius.
Keinginan dia menyerahkan diri batal terwujud.
“Sampai sekarang pemilik petasan (Nawardi) masih belum tertangkap. Dia masih kami buru,” papar Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Haryanto Rantesalu pada Surya, Kamis (29/10/2015) sore.
Haryanto memaparkan, Nawardi sulit dicari lantaran keluarga terdekatnya juga menghilang.
“Saat kejadian dia tidak ada di rumah. Istri, dan anaknya pemilik petasan juga ikut bersama pelaku. Rumah itu kosong dan sampai sekarang ini mereka belum tahu dimana keberadaannya,” tambahnya.
Belum diketahui, dimana keberadaan keluarga Nawardi sampai sekarang. Polisi sampai sekarang masih memburu keberadaannya dengan membentuk tiga tim.
Haryanto meminta agar Nawardi segera menyerahkan diri. Dengan demikian, lanjut perwira polisi dengan tiga balok di pundak ini, kasus ledakan petasan di rumah Nawardi pun dengan cepat terungkap.
“Untuk semtentara, pelaku yang kami tetapkan adalah pemilik rumah (Nawardi),” tambahnya.
Di berita sebelumnya, Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata memberi kabar bahwa Nawardi akan menyerahkan diri pada Rabu (28/10/2015). Meski demikian, kabar itu ternyata tak terbukti. Nawardi yang kini ditetapkan polisi sebagai tersangka ini belum memunculkan batang hidungnya.
Singgamata menambahkan korban ledakan yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar, Malang masih tersisa satu orang. Korban ledakan tersebut adalah Saiful Huda. Ia merupakan salah satu orang yang berada di sekitar lokasi perakitan petasan.
“Dia masih kritis dan masih dirawat di ICU. Belum bisa kami periksa,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rumah-korban_20151027_201338.jpg)