Malang Raya

MUI Prihatin Banyak Restoran Belum Beri Label Halal, Karena ini!

"Kami tidak tahu Pemkot Batu lupa atau apa ya, yang jelas sampai sekarang belum banyak warung makan dan restoran yang menempel keterangan halal,"

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Sejumlah warung makan di kota wisata Batu yang hingga kini belum memasang keterangan halal untuk memberi rasa aman pada pembelinya, Jumat (30/10/2015). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Belum adanya tindak lanjut pemberian keterangan halal di warung makan dan restoran di Kota Wisata Batu membuat prihatin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batu.

Alasannya, pemberian keterangan halal di warung makan dan restoran sebagai salah satu keputusan Musyawarah Nasional MUI beberapa waktu lalu.

Ketua Umum MUI Kota Batu, KH Nuryasin mengatakan, pihaknya sebenarnya telah menyampaikan kepada Pemkot Batu terkait keputusan Munas MUI. Hanya saja sampai sekarang belum ada langkah dan tindakan dari Pemkot Batu untuk mensosialisasikan keterangan halal di warung makan dan restoran.

"Kami tidak tahu Pemkot Batu lupa atau apa ya, yang jelas sampai sekarang belum banyak warung makan dan restoran yang menempel keterangan halal," kata Nuryasin, Jumat (30/10/2015).

Dijelaskan Nuryasin, dalam memberi penjelasan soal keterangan halal di warung dan restoran telah disampaikan MUI sekitar dua bulan lalu ke Pemkot dan kalangan pemilik warung serta pengusaha restoran di Kota Batu.

Dimana waktu itu semua pihak komitmen untuk memberikan keterangan halal setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim MUI dan Pemkot Batu. Namun rupanya hingga kini belum banyak yang bersedia diperiksa bahan makananya dan memberi keterangan halal tersebut.

Sebenarnya, dikatakan Nuryasin, pemberian keterangan halal di warung makan dan restoran sebenarnya juga untuk membantu para pemilik warung makan dan pengusaha restoran itu sendiri. Dimana warga muslim yang melihat keterangan halal menjadi tidak ragu untuk membeli makan di warung dan restoran tersebut.

Karena warga muslim itu sendiri bukan hanya warga kota Batu melainkan wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

Selama ini, ungkap Nuryasin, warga muslim sedikit merasa ragu bila membeli makan di warung atau restoran di kota wisata Batu. Mereka khawatir makanan yang dibeli dan dikonsumsi tidak halal.

"Untuk itu, kami mengharapkan Pemkot Batu dan pihak terkait memperhatikan soal keterangan Halal di warung dan restoran. Karena hal itu untuk memberi rasa tenang pada warga ketika membeli makan," tutur Nuryasin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved