Breaking News:

Surabaya

Jika Risma Menang, Mahasiswa Surabaya Kuliah Gratis

Pasangan Risma-Whisnu telah menganggarkan 32 persen dari total APBD Kota Surabaya Rp 7,6 triliun untuk pendidikan. Termasuk menggratiskan kuliah warga

Penulis: faiq nuraini | Editor: fatkhulalami
Kompasiana.com
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) dalam acara diskusi di panggung PopCon Asia 2015, Jakarta (8/8/2015) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jika pasangan Risma-Whisnu menang dalam Pilwali Surabaya, 9 Desember 2015 nanti, banyak siswa Kota Surabaya akan kuliah gratis. Pendidikan gratis hingga jenjang S1 ini sudah disiapkan matang.

Utamanya bagi warga tidak mampu.

Sebelumnya, pasangan incumbent ini telah sukses menggratiskan biaya sekolah mulai jenjang SD - SMA. Baik negeri maupun swasta. Kecuali biaya personal atau kebutuhan pribadi siswa, biaya sendiri.

Pasangan Risma-Whisnu menyiapkan anggaran khusus untuk mengcover kuliah gtatis itu.

"Kami akan memilih sebanyak 1.000 dulu putra putri terbaik Surabaya dari keluarga tidak mampu. Kami gratiskan menempuh pendidikan S1. Untuk sementara yang khusus yang masuk PTN," kata Whisnu Sakti Buana, saat sambang Kampoeng Ilmu di Jalan Semarang Surabaya, Minggu (8/11).

Putra mantan Sekjen DPP PDIP Sutjipto ini bersama Risma akan merintis beasiswa itu. Program yang sama untuk jenjang SD - SMA telah sukses dijalankan di Surabaya. Mereka yang berhak atas biaya kuliah gratis itu tergolong siswa dari keluarga tak mampu.

"Tentu akan dikoordinasikan dengan pusat. Sebab sudah ada beasiswa Bidik Misi untuk siswa tidak mampu. Apakah yang tidak dicover pusat atau seperti apa, nanti diformulasikan," kata Whisnu yang satu alumnus dengan Risma, dari ITS.

Pasangan Risma-Whisnu telah menganggarkan 32 persen dari total APBD Kota Surabaya Rp 7,6 triliun untuk pendidikan. Termasuk menggratiskan kuliah warganya.

Whisnu sepanjang pagi hingga siang ngopi bersama warga di Kampoeng Ilmu. Selain pendidikan, warga juga menyampaikan aspirasinya di dunia kesenian dan budaya hingga tanah surat ijo.

Di antara yang ngopi bersama Whisnu adalah Remaja masjid, warga Kampung Soekarno, Karang Taruna, kelompok musik Banjari Man Mahabbah, Perguruan Seni Budaya Kampoeng Ilmu, Kelompok Bimbingan Belajar, dan warga sekitar.

Selan menggratiskan kuliah, pendidikan gratis hingga jenjang SMA juga akan disempurnakan. Kebutuhan personil siswa akan dicukupi. Terutama buku pelajaran sekolah untuk seluruh siswa. Ini bagian dari realisasi wajib belajar 12 tahun. Seluruh kebutuhan siswa harus disupport.

Alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk pemberian buku paket pelajaran gratis itu relatif kecil, sekitar 1 persen dari total APBD Kota Surabaya. “Sudah kita hitung, tak sampai 1 persen dari APBD. Masih bisa kita penuhi,” kata Whisnu.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota wa terus dilakukan secara berkelanjutan. Yakni, setelah SPP dan uang gedung gratis, pihaknya melanjutkan dengan menggratiskan buku paket pelajaran itu. "Nanti ada laptop di seluruh sekolah. Khusus untuk warga tak mampu," kata Whisnu. (

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved