Malang Raya

Gak Mau Lawakannya Garing, Ini Pesan yang Disampaikan Dodit Mulyanto ke Penggemarnya

"Untuk bikin materi lucu lima belas menit butuh waktu seminggu. Kalau sudah masuk...

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Dodit Mulyanto saat Roadshow Tokopedia di Hotel Santika Malang, Kamis (12/11/2015) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Ketika sebagian orang mencari ketenaran dengan menyebar video di jejaring sosial youtube, komedian tunggal Dodit Mulyanto justru sebaliknya.

Pria kelahiran Blitar ini tidak suka jika ada orang yang merekam aksi off air-nya di panggung kemudian mengunggahnya di situs video sejuta umat itu.

Alasannya, video ungguhan itu akan dengan cepat tersebar dan guyonan yang dia sampaikan dengan cepat ditonton oleh ribuan orang.

Nah, gara-gara itu, guyonan yang sama akan terdengar garing saat diujarkan di tempat yang berbeda. "Untuk bikin materi lucu lima belas menit butuh waktu seminggu. Kalau sudah masuk youtube, materi itu cuma bisa dipakai buat sekali saja. Soalnya sudah banyak orang yang akan tahu," kata Dodit, sela acara Roadshow Tokopedia di Malang.

Dodit menganggap, penyebaran video di youtube berbeda dengan aksinya yang direkam di layar televisi.
"Kalau teve itu punya hak siar. Kalau orang-orang yang merekam dan memasukkannya ke youtube kan enggak punya," ujarnya.

Ketidaksukaannya saat melihat videonya diunggah di Youtube sudah pernah disampaikan pada khalayak. Salah satunya lewat media sosial Twitter. Namun, justru banyak orang yang menganggap Dodit berlebihan.

"Mereka bilang saya jadi terkenal karena youtube. Padahal, saya ini sudah lama terkenal," selorohnya setengah serius yang disambut tawa para penonton.

Dodit berharap para penonton komedian tunggal tak serta merta menyebarkan video hasil rekaman mereka di youtube, atau jejaring sosial lain.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved