Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Begini Jawaban STIE Soal Kuliah Mahasiswa Pakai Gedung SD

"Yang menjadi perhatian tadi di lantai 3. Atapnya ambrol karena kena hujan. Kejadiannya 10 hari lalu pada malam hari. Sehingga lantai 3 tidak bisa,"

SURYAMALANG.COM//Sylvianita Widyawati
Mutiarawan SS MM, Pembantu Ketua II STIE Pemnas Indonesia Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pembantu Ketua 2 STIE Pemnas Indonesia Malang, Mutiarawan SS MM menyatakan, pihaknya sudah menjelaskan apa adanya kondisinya di perguruan tinggi yang dikelolanya.

Termasuk sarana prasarana ketika ada peninjauan dari Kopertis 7 Jawa Timur ke kampusnya, Selasa (17/11/2015).

"Yang menjadi perhatian tadi di lantai 3. Atapnya ambrol karena kena hujan. Kejadiannya 10 hari lalu pada malam hari. Sehingga lantai 3 tidak bisa difungsikan," tutur Mutiarawan kepada SURYAMALANG.COM, Selasa  (17/11/2015).

Di lantai tiga ada hall, perpustakaan dan tiga ruang kuliah. Kalau kondisi dampak bencana, ruang kuliah akhirnya ada yang memakai kelas di SD. Soal PT campur SD juga disinggung oleh Kopertis 7. Sebab suasananya jadi tidak nyaman dan tidak tenang.

Menurut Mutiarawan, saat animo masuk ke STIE turun, kemudian ada SD sejak empat tahun lalu.

"Kita masih satu yayasan," kata dia.

Soal keterlambatan laporan selama empat semester sehingga ada penonaktifan karena beberapa hal, termasuk petugas yang mengerjakan sudah keluar. Sehingga perlu dididik lagi ke kopertis.

"Soal dosen, ya kami sampaikan apa adanya," kata dia.

Ketika dihubungi kopertis tentang kunjungan ke STIE, pihaknya tidak sampai memikirkan seluruh dosen. Sehingga hanya mengandalkan dosen yang ada.

Menurutnya, jumlah mahasiswa yang tercatat ada 400-an. Namun akan dimutakhirkan lagi. Termasuk mahasiswa yang tidak aktif.

"Kendala setelah ada nonaktif, mahasiswa dapat informasi PT ditutup. Mahasiswa yang datang kurang akhirnya," ujar dia.

Menurutnya, pihaknya menghargai upaya kopertis untuk pembinaan karena pengelola ingin STIE tetap eksis ke depan. Apalagi sudah ada sejak 15 tahun lalu. Sehingga masukan kopertis menjadi komitmen pengelola agar tetap bisa beroperasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved