Kediri
Perlintasan Rel Rawan Laka, ini Permintaan PT KAI ke Kemenhub
"Pergantian rel tersebut tidak dilakukan PT KAI, tapi Dirjen KA Kemenhub,"
Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - PT KAI telah menindaklanjuti keluhan masyarakat di Kediri, Jawa Timur terkait perlintasan rel KA yang tidak segera diaspal.
Malahan PT KAI telah meminta pihak Dirjen KA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera mengaspalnya.
"Pergantian rel tersebut tidak dilakukan PT KAI, tapi Dirjen KA Kemenhub. Pihak PT KAI telah meminta pelaksana proyek segera menyelesaikan pekerjaannya," ungkap Eko Budiyanto, Humas PT KAI Daops 7 Madiun kapada Surya, Selasa (24/11/2015).
Dijelaskan Eko, pihak PT KAI telah menyampaikan permintaan pengaspalan tersebut menyusul banyak pengguna lalulintas yang menjadi korban kecelakaan.
"Tadi pagi langsung memerintahkan untuk pengaspalan perlintasan, semoga segera ditindaklanjuti," jelasnya.
Sesuai standar operasional prosedur (SOP), setelah dilakukan penggantian rel memang tidak serta merta diaspal. Karena masih menunggu pemadatan sampai dilalui ± 20 ton KA.
Setelah masa uji coba dinyatakan aman dilalui KA, kemudian dipasang makadam (pondasi aspal) baru dilakukan pengaspalan dengan hotmik.
"Sehingga memang perlu waktu. Kami berharap masyarakat sabar dan hati- hati ketika melintas," harapnya.
Terkait sampai berapa hari masa uji coba lintasan rel baru? Eko menjelaskan, jalur lintas Kediri - Malang jumlah KA yang lewat tidak sebanyak lintas Surabaya. Sehingga waktunya menjadi berbeda.
"Mudah mudahan segera diaspal, kami sudah minta pihak satker sekiranya sudah memenuhi syarat untuk segera diaspal," jelasnya.
Puluhan perlintasan rel KA di wilayah Kediri memang dilakukan pergantian rel. Rel yang diganti jalur lintas Kediri - Ngadiluwih sepanjang 11 Km.
Rel diganti dari tipe lama R 33 menjadi rel tipe R 54. Pelaksana proyek pergantian rel ini di wilayah timur dilakukan Dirjen KA Kemenhub.
Diberitakan sebelumnya, belasan pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi perlintasan rel KA Jl Hasanudin. Penyebabnya, perlintasan menjadi tidak rata seta ada timbunan batu koral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rel-tanpa-pintu_20151124_162908.jpg)