Senin, 27 April 2026

Surabaya

Enaknya, Usai Tabrak Orang Hingga Tewas, Pengemudi Lamborghini Tak Ditahan di Bui

Pria yang berdomisili di Perumahan elit Dharmahusada Regency ini ternyata tidak dijebloskan di penjara. Wiyang dibantarkan di rumah sakit.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: musahadah
YouTube
Momen setelah Lamborghini menabrak pohon. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Ada saja alasan orang kaya untuk menghindari proses hukum. Seperti yang dilakukan Wiyang Lautner, 24, pengemudi mobil Lamborghini yang menabrak warung STMJ hingga mengakibatkan seorang tewas dan dua luka.

Pria yang berdomisili di Perumahan elit Dharmahusada Regency ini ternyata tidak dijebloskan di penjara. Wiyang yang sudah ditetapkan tersangka dibantarkan atau dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra di Surabaya.

Hal ini diakui Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Andre Manuputty, Selasa (1/12). Menurutnya, perawatan terhadap tersangka di RS diperlukan untuk merawat luka akibat kecelakaan.

Wiyang mengalami luka di bawah mata kanan. Diperkirakan Wiyang juga mengalami guncangan saat mobilnya menabrak 3 orang masing-masing Kuswarjono tewas, dan istrinya, Srikanti, serta Mujianto penjual STMJ kemudian menghantam pohon angsana di tepi jalan.

"Meski dibantarkan, polisi tetap mengawasi dan menjaganya," alasannya.

Kenapa tidak diperiksakan atau dibantarkan di RS Bhayangkara Polda Jatim? "RS Bhayangkara tidak dilengkapi CT Scan sehingga saya harus minta surat rujukan agar tersangka menjalani perawatan di RS Mitra Surabaya," paparnya.

Menurutnya, jika dokter yang menangani nanti sudah menyatakan kondisi tersangka sehat, maka akan diperiksa lagi oleh penyidik. "Setelah itu baru bisa ditahan di kantor polisi," tandas Andre.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved