Malang Raya
Polisi Belum Tangkap Enam Pembacok Sodiq, Ini Aklasannya
Baru satu orang yang menyerahkan diri, yakni Abdul Kohar, sedangkan enam orang lain masih dalam buruan polisi.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Empat hari berlalu sejak peristiwa pembacokan terhadap M Sodiq (40), warga yang tinggal di Jalan Gadang Gang 21 Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Tetapi polisi masih belum menangkap semua orang yang terlibat dalam peristiwa, Minggu (29/2/2015) pagi itu.
Baru satu orang yang menyerahkan diri, yakni Abdul Kohar, sedangkan enam orang lain masih dalam buruan polisi. Ketujuh orang terduga pembacok terekam dalam kamera pengintai di lokasi pembacokan, pertokoan Jalan Satsuit Tubun, Gadang.
'Belum, masih kami kejar," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata saat ditanya perkembangan penyelidikan kasus itu, Kamis (3/12/2015).
Saat ditanya apakah pihak Polres Malang Kota dibantu Polda Jatim dalam pengejaran, Singgamata mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran sendiri.
"Kami masih mampu berdasarkan analisa kami," imbuh mantan Kapolres Lumajang itu.
Seperti diberitakan, Minggu (29/12/2015) terjadi pembacokan terhadap Sodiq. Tujuh orang teridentifikasi sebagai pembacok. Wajah dan aksi mereka terekam di kamera pengintai lokasi pembacokan.
Pembacokan itu sebagai bentuk aksi balas dendam antar dua kelompok warga yang berbeda kabupaten, meskipun berasal dari pulau yang sama. Dalam kasus itu, polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah orang.
Polisi juga sempat mengamankan lima orang dari sekitar Janti Kecamatan Sukun. Hanya saja kelima orang itu kemudian dilepaskan karena tidak mengetahui peristiwa pembacokan itu.
Dari kelima orang yang diamankan, Minggu (29/12/2015) siang, hanya satu orang yang dijadikan saksi sedangkan empat lainnya tidak karena tidak mengetahui peristiwa tersebut.
"Mereka tidak terlibat, jadi kami lepaskan," imbuh Singgamata. Kelima orang itu sudah dilepaskan, Senin (30/12/2015).
Selain mengejar para pelaku, polisi juga mendekati tokoh di dua kelompok tersebut. Melalui tokoh-tokoh itu, polisi meminta mereka yang terlibat untuk menyerahkan diri dan tidak membuat aksi balas dendam.
Hasilnya, satu orang menyerahkan diri yakni Abdul Kohar yang sehari-hari tinggal di Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang. Kepada polisi, Kohar mengaku ikut membacok Sodiq.
Mobil milik Kohar, mobil CRV juga disita polisi beberapa jam setelah kejadian. Polisi juga menyita mobil Innova milik R, warga Kelurahan Gadang. Hanya saja sampai saat ini keberadaan R belum diketahui.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/lokasi-bacokan-mlang_20151129_134048.jpg)