Malang Raya
Bikers Norak Ditangkap Gara-Gara Menerobos Masuk Kaldera Gunung Bromo
"Tadi siang, petugas TNBTS menangkap rombongan trail, sekitar 30 orang menerobos masuk Kawasan Kaldera tanpa izin," kata Ayu kepada SURYA
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG, PROBOLINGGO - Sebanyak 30 orang bikers yang mengendarai motor trail ditangkap petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu (6/12/2015) siang.
Kepala Balai Besar TNBTS, Ayu Dewi Utari mengatakan, para bikers yang ditangkap ini nekat menerobos masuk kawasan kaldera pegunungan Bromo, yang meliputi lautan pasir, savana, dan sekitar kawah.
Sikap bikers ini sungguh norak, dan bertentangan dengan pengumuman Balai Besar TNBTS, yakni larangan bagi wisatawan untuk berada di kawasan kaldera, sebab saat ini status bromo sudah berada pada level 3 siaga.
"Tadi siang, petugas TNBTS menangkap rombongan trail, sekitar 30 orang menerobos masuk Kawasan Kaldera tanpa izin," kata Ayu kepada SURYA, Minggu sore.
Selanjutnya, para bikers ini dibawa ke pos polisi terdekat, lalu mereka diminta untuk menandatangani pernyataan tidak akan mengulang kelakuan perbuataan mereka kembali.
Selain itu, mereka juga dilakukan pembinaan dari kepolisian setempat. Ia menambahkan, saat ini wisatawan hanya diperbolehkan menuju ke Gunung Penanjakan, Bukit Cinta, Bukit Setya, serta Coban Trisula.
Sementara itu, pendakian ke Semeru masih tetap dibuka bagi wisatawan.
"Hari ini terpantau ada sekitar 100 orang wisatawan (di lima lokasi ini," terangnya.
Ayu menambahkan petugas Balai Besar TNBTS juga bekerjasama dengan kepolisian dan TNI untuk mengawasi wisatawan 'nakal' yang nekat melawan larangan TNBTS di Gunung Bromo saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bikers-menerobos-kaldera-bromo_20151206_200735.jpg)