Rabu, 8 April 2026

Pilkada Serentak

Menang di 13 Pilkada, PDIP Jatim Klaim Mesin Partai Berjalan

"Kemenangan tersebut bisa bertambah lagi, karena masih ada daerah yang proses hitung cepatnya berlangsung, seperti, di Kabupaten Malang," terangnya.

Penulis: Mujib Anwar | Editor: musahadah

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PDIP Jatim memenuhi target pemenangan dalam pilkada serentak 2015.

Dari 19 kabupaten/kota di Jatim yang menggelar pilkada serentak, Rabu (9/12/2015), partai banteng moncong putih ini menargetkan menang minimal di 13 daerah dan maksimal merebut 15 kemenangan.

"Ternyata dari hasil hitung cepat internal yang kami lakukan, calon yang kami usung menang di 13 kabupaten/kota. Itu sudah fix dan pasti," ujar Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, Kamis (10/12/2015).

13 daerah yang sudah pasti menang sesuai hasil hitung cepat tersebut, kata Kusnadi, yakni, Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Mojokerto.

Lalu Ngawi, Trenggalek, Blitar, Kediri, Jember, Sumenep, Lamongan, dan Tuban.

"Kemenangan tersebut bisa bertambah lagi, karena masih ada daerah yang proses hitung cepatnya berlangsung, seperti, di Kabupaten Malang," terangnya.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini mengklaim, kemenangan calon yang diusung PDIP karena faktor mesin partai yang sudah bekerja maksimal.

Faktor lain yang tak kalah pentingnya, yakni pergerakan calon, yang bergerak bersama-sama dengan mesin partai.

"Jadi, meski akhirnya ada yang kalah, tapi mesin partai sudah bekerja luar biasa siang malam serta bergerak bersama calon secara maksimal," jelas Kusnadi.

Wakil Sekretaris DPD PDIP Jatim, SW Nugroho menambahkan, kemenangan pilkada di 13 kabupaten/kota se-Jatim tersebut merupakan hasil optimal, dan kerja keras semua kader PDIP.

Hal itu juga tak lepas dari tiga faktor, yakni popularitas dan akseptabilitas calon, solidnya partai pendukung, dan strategi pemenangan yang dijalankan.

"Bagi calon incumbent juga dilihat track recordnya. Yakni, kinerjanya baik dan potensi kemenangannya juga harus sangat besar," katanya.

Hal itu, misalnya calon yang diusung di Pilkada Surabaya, Banyuwangi, dan Kota Blitar, yang berhasil meraih suara dengan persentase diatas 80 persen.

Tak kalah penting, sebut pria yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim ini, strategi gotong royong yang dilakukan kader PDIP, yang di lapangan berjalan cukup efektif.

Jika kemudian ada daerah-daerah yang hasil tidak seperti yang diharapkan, itu juga tak meleset terlalu jauh dari perkiraan awal.

"Memang kami akui, ada beberapa daerah yang cukup berat untuk dimenangkan calon dari PDIP," pungkas Nugroho.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved