Malang Raya
Toko Buku Gramedia Bertransformasi, Tak Cuma Jual Buku, tapi
"Kontennya jadi bermacam-macam. Dengan begitu, market-nya juga akan lebih banyak,"
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Toko Buku Gramedia resmi bertransformasi, Jumat (18/12/2015). Anak perusahaan Kompas Gramedia itu kini tak lagi berfokus pada penjualan buku saja, akan tetapi juga berekspansi menjual perkakas lain seperti alat musik, alat tulis, alat olahraga, dan sebagainya.
Dengan konsep baru, nama Toko Buku Gramedia juga diubah menjadi Gramedia Store.
Store Manager Gramedia Store Basuki Rahmat Malang Deddy Prihandoko mengatakan, transformasi dilakukan seiring dengan perkembangan zaman. Dengan konsep yang diusung sekarang, ia optimistis pasar penjualan Gramedia Store bisa meluas dari sebelumnya.
"Kontennya jadi bermacam-macam. Dengan begitu, market-nya juga akan lebih banyak,' kata dia, Jumat (18/12/2015).
Dalam sekitar dua tahun terakhir, pemasukan Gramdia Store Basuki Rahmat Malang rata-rata berimbang antara penjualan buku dan penjualan di luar buku.
Menurut Deddy, itu menunjukkan perubahan konsep sudah sesuai dengan kondisi pasar. Namun, ia menyangkal jika penjualan buku disebut tak bergairah. Dari data yang ia miliki, penjualan buku di Kota Malang masih fluktuatif dari bulan ke bulan.
Ia mencontohkan, penjualan buku pada bulan Desember 2015 naik year on year (yoy). Sementara pada bulan November penjualan memang turun yoy. Namun, ia enggan menyebutkan besaran penurunan dan kenaikkan.
"Minat baca di Kota Malang memang masih bagus. Itu bisa dilihat dari penjualan buku di Gramedia Store Basuki Rahmat Malang yang bisa dibilang terbaik dibanding Gramedia Store lain," ucapnya.
Meski berubah nama dan konsep, lanjut Deddy, penjualan buku masih menjadi produk utama yang ditawarkan. Penambahan item pun akan disesuaikan agar singkron dengan buku yang di jual.
"Harapannya, para pembeli buku bisa membeli barang-barang lain yang mereka butuhkan di sini. Jadi, mereka tidak perlu mencari ke tempat lain," tambahnya.
Saat kondisi pasar yang kurang bersahabat pada tahun 2015 ini, Deddy mengakui adanya penurunan penjualan. Namun, besarannya diperkirakan tak sampai 5 persen dibanding tahun 2015 lalu.
Tahun ini, kata dia, pendapatan Gramedia Store Basuki Rahmat Malang masih jauh dari target yang ditetapkan. Deddy memperkirakan, toko yang ia bawahi hanya bisa memenuhi 80 persen dari target sampai tutup tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gramedia-malang_20151218_185348.jpg)