Breaking News:

Berita Lamongan

Tanah Bekas Kerukan Saluran ini Berserakan Dapat Picu Kecelakaan

"Ini masalahnya hanya asal ngeruk saluran tanpa mau mempertimbangkan tanah kerukan itu harus dikemanakan."

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin
surya/hanif manshuri
Tumpukan tanah bekas kerukan normalisasi irigasi di sepanjang aliran Sukodadi - Menongo ini mengganggu pengguna jalan, Minggu (3/1/2016). 

Meski begitu, tanah - tanah itu tetap longsor tumpah ke badan jalan raya.

Tumpukan tanah hasil normalisasi aliran irigasi anggaran 2015 ini sampai detik ini belum juga ada solusi dari Dinas PU Pengairan.

Warga menilai, Dinas PU Pengairan kurang kontrol dan seolah tidak memperhitungkan dampak bagi warga dan pengguna jalan.

Tak hanya bagi warga dan pengguna jalan. Kalangan mahasiswa yang menuntut ilmu di Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Sukodadi, tepat kampur berada di jalur Sukodadi - Menongo, yakni di barat ujung jalan juga terkena imbasnya.

Jalur normalisasi aliran air itu berakhir persis ujung utara, tepat di timur kampus.

"Kalau hujan, jalan ini kotor sekali terkena longsoran lumpur bekas kerukan,"kata Eka, seorang mahasiswi Unisda.

Kepala Dinas PU Pengairan, Ir Supandi beberapakali dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya tidak pernah aktif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved