Blitar

Mau ke Ladang, Petani Ini Temukan Mayat Telentang yang Dicari Tiga Hari

Mayat Riki mengapung di sungai Dusun Lempung, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat atau berjarak sekitar 3 km dari lokasi tenggelamnya.

Mau ke Ladang, Petani Ini Temukan Mayat Telentang yang Dicari Tiga Hari
surya/imam taufiq
Petugas bersama tim SAR sedang mengevakuasi mayat korban, yang ditemukan mengapung di tepi Sungai Brantas, Senin (4/1). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pencarian korban tenggelam di Sungai Brantas, membuahkan hasil.

Senin (4/1/2015) pagi, tim SAR menemukan mayat Riki Setiawan (20), warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Mayat Riki mengapung di sungai Dusun Lempung, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat atau berjarak sekitar 3 km dari lokasi tenggelamnya.

Saat akan diangkat, mayat korban tersangkut batu, di tepi sungai tersebut.

Kompol Agus Fauzi, Kapolsek Srengat, mengatakan, mayat korban ditemukan pukul 06.30 WIB oleh Imam Makruf (42), warga setempat yang hendak ke ladang.

Saat melintas di tepi sungai, ia kaget karena melihat ada mayat terlentang.

"Akhirnya, ia melapor ke perangkat desa setempat. Selanjutnya, tim SAR Trenggalek, yang melakukan pencarian sejak dua hari itu, langsung mengangkatnya," papar Agus.

Mayat ini terseret arus sungai yang deras. "Saat ini, mayat korban sudah kami serahkan ke keluarganya, setelah dilakukan otopsi di rumah sakit (RSUD Mardi Waluyo)," ungkapnya.

Seperti diketahui, Sabtu (02/1) sore kemarin, korban tenggelam saat mandi di sungai brantas, yang ada di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, atau tepatnya di bawah jembatan rel Kereta Api (KA) Nguri.

Saat itu, ia tak mandi sendirian, namun bersama empat rekannya. Namun, keempat rekannya selamat.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved