Kediri

Disperindag Sidak SPBU karena BBM Langka, Ini Temuannya

"Untuk mengatasi kelangkaan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Hiswanamigas,"

Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Antrean pembeli bensin dan solar di SPBU Pesantren, Kota Kediri, Rabu (6/1/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim dari Kantor Dinas Perisdustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Enegi (Disperindagtamben) Kota Kediri melakukan sidak ke sejumlah SPBU, Rabu (6/1/2016).

Sidak ini dilakukan untuk mengetahui pasokan dan ketersediaan BBM di Kota Kediri. Apalagi sejak harga BBM diturunkan, terjadi kelangkaan pasokan BBM di Kota Kediri.

Tim yang melakukan sidak juga diperkuat dari perwakilan Bank Indonesia, Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) serta kepolisian.

Dari hasil sidak memang masih ditemukan kelangkaan distribusi BBM terutama premium. Malahan masih ada sejumlah SPBU yang masih tutup karena tidak punya stok.

Kepala Dinas Disperindagtamben Yetty Sisworini menjelaskan, SPBU yang kehabisan stok akibat distribusi yang masih terkendala.

"Untuk mengatasi kelangkaan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Hiswanamigas," jelasnya.

Dari hasil penjelasan Hiswanamigas, jika angkutan BBM sudah mulai normal mulai Kamis (7/1/2016) pasokan sudah mulai normal lagi.

"Informasinya nanti malam sudah mulai ada droping," jelasnya.

Sementara Hasanudin, Humas Hiswanamigas Kediri saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, stok premium banyak yang habis karena terkendala masalah pengiriman dari Depot Pertamina.

Keterlambatan pasokan juga telah dikoordinasikan dengan Pertamina. "Insya Allah kedepan sudah bisa normal kembali," jelasnya.

Pihak Hiswanamigas telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengatasi keterlambatan pasokan. Sejauh ini belum diterima laporan SPBU mana saja yang pasokan premiumnya kosong.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved