Breaking News:

Jagad Aneh

Ribuan Gadis Terserang Wabah Tawa! Selama Setahun Lebih Mereka Tertawa Tanpa Sebab

Di beberapa titik wabah, disebutkan wabah tawa ini bisa hilang seluruhnya setelah berlangsung 18 bulan kemudian

factspy.net
Ilustrasi gadis-gadis terserang wabah tawa 

SURYAMALANG.COM, TANZANIA – Tertawa, sebagaimana ‘ketentuan’ umum adalah terjadi karena seseorang melihat, mendengar, atau mengetahui hal yang lucu.

Namun, yang terjadi di negara ini sungguh aneh—warga terserang wabah tawa dalam tempo yang lama tanpa sebab yang kongkret.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Oddly Historical, wabah tawa ini terjadi di Tanganyika, sekarang adalah Tanzania, Benua Afrika, pada 1962 silam.

Kisah bermula ketika tiga orang gadis di sebuah sekolah setempat mulai bertindak aneh, mereka tertawa lepas di asramanya secara terus menerus.

Bermula dari tawa siswi inilah, kemudian terjadi epidemi atau wabah tawa di Tanganyika dan merembet ke negara-negara tetangga.

Tepatnya, wabah ini mulai terjadi pada 30 Januari 1962, di Desa kashasha, Tanzania, atau 25 mil dari Bukoba.

Ketiga gadis tersebut menunjukkan gejala yang aneh, seperti tertawa dan menangis, gelisah, dan paranoia.

Bahkan, mereka cenderung melakukan tindak kekerasan, tapi tidak begitu parah.

Gejala seperti ini berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, dengan bentangan terpanjang berlangsung 16 hari.

Tanggal 18 Maret 1962, di sekolah tersebut yang diisi 159 pelajar, ada 95 pelajar yang mengidap wabah tawa. Usia mereka rata-rata antara 12-18 tahun.

Halaman
12
Penulis: Eko Darmoko
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved