Blitar

Truk-Truk Ini Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Kelud Karena Tak Gubris Peringatan BPBD

Begitu di kawasan puncak Gunung Kelud ada hujan deras, pihaknya sudah menyampaikan ke BPBD Kabupaten Blitar.

Truk-Truk Ini Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Kelud Karena Tak Gubris Peringatan BPBD
surya/imam taufik
Sehari setelah diterjang lahar dingin, Sabtu (9/1) siang, Kaliputih sudah kembali mengering dan kini tinggal hamparan pasir, meski kemarin diterjang banjir lahar dingin. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Petugas Pos Pemantauan Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri sudah memberi peringatan potensi terjadinya banjir lahar dingin, Jumat (8/1/2016).

Namun peringatan itu tidak digubris penambang pasir.

Akibatnya, banjir lahar dingin menerjang penambang pasir beserta truknya di Kaliputih dan Kali Bladak di Kecamatan Gandusari dan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (8/1/2016).

Khoirul Huda, petugas Pos Pemantauan Gunung Kelud kepada suryamalang.com menjelaskan, begitu di kawasan puncak Gunung Kelud ada hujan deras, pihaknya sudah menyampaikan ke BPBD Kabupaten Blitar.

"Puncak Kelud kemarin memang hujan deras. Kami langsung memberitahu ke BPBD Blitar," ungkap Khoirul Huda, Sabtu (9/1/2016).

Dijelaskan Khoirul, saat ini di kawasan lereng selatan Gunung Kelud memang masih banyak tertumpuk material vulkanik. Tumpukan material itu yang turun terbawa air hujan.

Dari indikator alat pemantau, aliran lahar terjadi akibat tingginya curah hujan.

Saat ini masih banyak sisa material erupsi Gunung Kelud yang menumpuk di kawasan puncak. Sewaktu-waktu sisa material ini yang turun ke sungai aliran lahar.

"Memang ada kecenderungan aliran lahar saat ini lebih banyak mengarah ke sungai yang ada Kabupaten Blitar," tambahnya.

Material sisa erupsi ini terdiri dari butiran pasir hingga batuan besar. Material ini bisa turun terbawa air jika terjadi hujan lebat.

Biasanya para penambang pasir tidak menyadari bahaya lahar dingin karena di tempatnya menambang tidak turun hujan deras.

Para penambang baru terkejut setelah ada terjangan banjir yang datang tiba-tiba sehingga banyak yang tidak dapat menyelamatkan truknya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved