Malang Raya
Orang Ini Bawa 23 Butir Amunisi di Sakunya, Ternyata Masih Aktif
"Saat sedang nongkrong di jembatan kecil di sungai irigasi itu saya melihat sungai, ternyata di pinggiran ada amunisi yang muncul, di lumpur".
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Tiga warga Gang 19, RT 04, RW 04, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Slamet Hariyono (35), Joko Wahyudi Arif (31), dan Prayugo (24) menemukan 23 butir amunisi senjata, Jumat (15/1/2016) siang.
Hanya saja temuan itu baru dilaporkan ke Ketua RW 04, Bambang Hari, Sabtu (16/1/2016) pagi.
Temuan itu lalu ditanyakan Bambang ke anaknya yang anggota TNI. Setelah dipastikan amunisi itu aktif, Bambang lalu melapor ke Babinsa kelurahan setempat.
"Ya langsung saya laporkan ke Babinsa. Tidak berapa lama, anggota Polsek Kedungkandang ke sini," ujar Bambang.
Sementara Yono, salah seorang penemu menuturkan amunisi itu didapat di lumpur pinggir sungai irigasi di bawah jembatan Jalan Terusan Sulfat, Kecamatan Kedungkandang.
Ketika itu, ia bersama Yugo dan Joko sedang menyaksikan beberapa orang latihan rappling di jembatan itu.
"Saat sedang nongkrong di jembatan kecil di sungai irigasi itu saya melihat sungai, ternyata di pinggiran ada amunisi yang muncul, di lumpur," ujar Yono.
Amunisi itu muncul dari lubang kepiting sungai. Yono kemudian mengeruk lubang kepiting sungai itu dan menemukan bungkusan koran yang diberi perekat.
"Di lubang Yuyu itu, terus saya keruk dan ternyata ada koran yang diberi isolasi. Ketika kami buka isinya 23 butir amunisi," imbuh Yono.
Yono, Joko, dan Yugo mengetahui jika amunisi itu aktif. Tandanya lubang peluru belum terbuka.
Yono lah yang menyimpan amunisi itu dan meneruskan aktifitas mereka. Ketiganya memotong bambu, dan malam harinya nongkrong di pinggir jalan setempat.
Yono mengaku pulang ke rumah pukul 24.00 WIB. "Baru tadi pagi jam 08.00 saya serahkan ke pak RW, kemarin ya saya bawa kemana-mana di saku," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/amunisi-malang_20160116_145539.jpg)