Malang Raya
Abah Anton Buka Tangan untuk Pengembang Perumahan Menengah ke Bawah, Ini Janjinya!
Pihaknya akan mendukung proyek tersebut dengan pengadaan sarana infrastruktur yang mempuni.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang M Anton mendorong pengembang memperbanyak pembangunan rumah kelas menengah ke bawah.
Ia melihat, kebutuhan rumah kelas itu di Kota Malang masih tinggi.
Pihaknya akan mendukung proyek tersebut dengan pengadaan sarana infrastruktur yang mempuni.
Hal itu dikatakan Anton dalam sambutannya di acara “Ajang Siraturahmi REI Komisariat Malang Bersama Pengusaha Property dalam Menyongsong Prospek Investasi Property Tahun 2016 di Mlaang Raya”, Selasa (19/1/2015).
“Pemkot tidak akan menghambat investasi masuk. Tetapi, kami meminta agar pengembang tidak hanya membangun hunian kelas menengah atas. Tapi juga masyarakat kelas bawah. Di Kota Malang, kebutuhan untuk itu masih tinggi. Terutama untuk daerah-daerah di luar pusat kota,” tambah Anton.
Agar bisa menyusur ke kalangan kelas menengah bawah, ia juga berharap pihak perbankan meringankan cicilan kredit bagi masyarakat kecil. “Kalau perlu tidak usah pakai DP (uang muka) atau dengan bunga yang murah,” tambahnya.
Dengan menambah jumlah hunian bagi masyarakat kecil, sebut Anton, stigma masyarakat tentang Kota Malang yang nyaman untuk dihuni akan meningkat.
Ia menyebut, konsep hunian kelas bawah yang bisa digarap pengembang tak terbatas pada rumah tapak. Anton juga mendorong pengembang agar membangun hunian vertikal. Cara itu dinilai lebih praktis mengingat lahan kosong di Kota Malang kian menipis.
Pemkot berjanji tak mempersulit izin pengembang yang berencana membangun hunian seperti yang ia maksud. “Kalau rumah tapak mungkin susah karena jumlahnya sudah tidak luas. Lagi pula kami juga ingin mempertahankan luas area pertanian. Jadi yang masuk akal adalah hunian vertikal,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-perumahan_20150821_162344.jpg)