Breaking News:

Malang Raya

Kota Malang Dipercaya Jadi Tuan Rumah LKS SMK Nasional, Karena ini

"Penunjukkan Kota Malang sebagai tempat pelaksanaan LKS nasional ditunjuk Direktur SMK dan sudah disetujui menteri,"

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Drs Bahrur, Kepala kontingen Lomba Kompentensi Siswa (LKS) Siswa Menengah Kejuruan (SMK) Kota Surabaya menerima Piala Bergilir Juara Umum LKS Jawa Timur di Gedung Sasana Budaya, Universitas Negeri Malang, Kamis (5/11/2015). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kesuksesan Kota Malang menjadi tuan rumah LKS (Lomba Kompetensi Siswa) SMK tingkat Jawa Timur pada November 2015 lalu menjadikan Malang terpilih lagi sebagai tempat pelaksanaan LKS tingkat nasional.

Gelaran acaranya pada 23-28 Mei 2016 mendatang. Untuk mematangkan hal itu, dilakukan pertemuan awal antara perwakilan Dindik Kota Malang, MKKS SMK dan Sukirno, Kasubid Kelembagaan dan Peserta Didik Direktorat Pendidikan SMK Kemendikbud di SMKN 13 Malang, Selasa (19/1/2016).

"Penunjukkan Kota Malang sebagai tempat pelaksanaan LKS nasional ditunjuk Direktur SMK dan sudah disetujui menteri," jelas Sri Ratna W, Kabid Dikmenjur Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (19/1/2016).

Menurut dia, sekolah-sekolah di Malang yang jadi venue LKS juga dinilai memenuhi syarat untuk penyelenggaraan tingkat nasional. Menurut dia, kegiatan LKS SMK sudah menjadi ikon Direktorat Pendidikan SMK. Untuk jenis lombanya ada 51 bidang keahlian.

Tempat pembukaan dan penutupan dijadwalkan di Graha Cakra Universitas Negeri Malang. Sedang untuk venue pameran dan lomba diadakan di Polinema.

"Ada 57 propinsi yang ikut," jelas Ratna. Venue lainnya yaitu memakai sebagian sekolah-sekolah negeri dan swasta, seperti di SMK PGRI 3 dan SMK Telkom. Namun titik sekolah mana saya yang akan dipakai sebagai venue, menurut Ratna, dari direktorat akan melakukan visitasi lokasi terkait layak tidaknya.

Disebutkan Ratna, karena ada 51 bidang keahlian yang dilombakan, maka akan ada lomba bidang keahlian yang digelar di daerah lain.

"Alasannya, SMK di Kota Malang bidang keahliannya tidak sampai 51. Jadi yang tidak ada ya saya minta digelar di wilayah lain," tutur dia.

Menurut dia, dari kementrian tidak mempermasalahkan. Karena jumlah peserta akan banyak, pihaknya akan melakukan mapping penginapan.

"Kalau LKS SMK Jatim dulu, peserta ya kita beri info soal penginapan-penginapan. Misalkan daerah X diplot dimana. Tapi kadang mereka juga sudah memilih menginap di hotel pilihan mereka sendiri," katanya.

Karena baru penunjukkan, Ratna menyatakan, Dindik Kota Malang tidak menganggarkan di APBD 2016. Berbeda dengan LKS provinsi lalu. Karena sudah ada pemberitahuan setahun sebelumnya, maka bisa dianggarkan, lanjutnya. Sehingga anggaran LKS SMK nasional akan didanai kementrian dan sharing dengan provinsi.

"Sehingga Kota Malang hanya kebagian menyiapkan sarana prasarana sebagai panitia daerah," jelas Ratna.

Namun, lanjutnya, jika ada kekurangan alat di venue, Malang bisa mengajukan ke pusat untuk tambahan pengadaan.

Pada LKS SMK tingkat Jatim lalu, juara umumnya adalah Surabaya. Waktu itu, Kadindik Jatim juga mengusulkan Surabaya sebagai tuan rumah LKS tingkat nasional. Namun yang disetujui malah Kota Malang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved