Jendela Dunia
Bagaimana Cara Salat di Luar Angkasa? Astronot Ganteng ini Ceritakan Pengalamannya
"Setiap 45 menit, sudah jadi siang. Kemudian 45 menit lagi jadi malam. Kita harus salat..
SURYAMALANG.COM, MALAYSIA - Tak terhitung banyaknyaekspedisi ke luar angkasa.
Para astronot juga sudah banyak menceritakan pengalaman terbaik dan aneh-aneh yang mereka temui di luar angkasa.
Tapi, soal bagaimana kita harus menunaikan kewajiban salat, tak semua astronot meneritakanya.
Sheikh Muszaphar, astronot pertama Malaysia, menceritakan pengalamannya ketika ia mejalani ekspredisi pada 9 taun lalu.
Sebagaimana dirilis oleh media Malaysia, Sinar Online, Muszaphar mengaku sedikit kebingungan ketika harus menjalani salat.
"Setiap 45 menit, sudah jadi siang. Kemudian 45 menit lagi jadi malam. Kita harus salat 80 kali. Artinya, setiap lima menit saya harus salat," kata dia.
Menurut Muszaphar, rotasi bumi yang berputar setiap 90 menit mengacaukan waktu salat di luar angkasa.
Untuk menjelaskan kekacauan itu, Muszaphar mengaku dia harus bertanya dengan ulama yang ada di bumi.
"Jadi apa yang saya buat? Saya berbincang dengan ulama tentang cara salat dan saya tanya Jakim (semacam MUI di Indonesia) tentang berapa kali saya harus salat," kata Muszaphar.
"Keputusannya, saya hanya perlu salat sebanyak lima kali sehari mengikuti waktu salat di Kazakhstan," tambahnya.
Muszaphar juga mengatakan, ia harus mengikat kakinya ketika salat.
"Ketika sujud, kaki saya terpaksa diikat, agar saya tidak terbang," katanya.
Mengenai wudhu pula, Muszaphar megatakan dia menggunakan tayamum.
"Saya hanya tepuk-tepuk dinding di ruang pesawat angkasa, kemudian sapu di muka. Saya tepuk lagi dinding pada pesawat, kemudian sapu di lengan pula, begitulah cara saya berwudhu," katanya lagi.
Luar biasa. Dalam segala keterbatasan di luar angkasa saja, dia meluangkan waktunya untuk salat..... (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/luar-angkasa-salat_20160120_103024.jpg)