Jombang
125 Hektar Lahan Padi di Jombang Rusak Diterjang Banjir
Sedikitnya 125 hektare lahan padi di Desa Ngrandulor, Kecamatan Peterongan, Jombang rusak.
SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Jombang, Jumat (22/1/2016).
Jika sebelum banjir menggenangi wilayah Kecamatan Jombang Kota, Tembelang dan Kecamatan Perak, kali giliran Kecamatan Peterongan.
Banjir tersebut dipicu meluapnya sungai yang melintasi desa setempat akibat hujan semalaman.
Sedikitnya 125 hektare lahan padi di Desa Ngrandulor, Kecamatan Peterongan, Jombang rusak.
Petani dipastikan rugi jutaan rupiah, karena tanaman padi yang mulai tumbuh di lahan mereka hancur, sehingga harus ditanam ulang.
“Ini jelas butuh biaya besar, karena selain harus membeli benih lagi, juga harus mengulang menyiapkan lahan yang rusak dihantam banjir,” kata Kepala Desa (Kades) Ngrandulor, M Rofiufin.
Guna menekan kerugian, warga melakukan gotong-royong mempercepat surutnya air, serta melakukan pengeringan. Caranya menjebol pematang agar ketika sungai surut, air segera mengalir ke sungai dan sawah mengering.
Selain itu, warga juga memasang karung berisi pasir, agar jika debit air sungai meninggi, sungai tidak lagi meluap dan membanjiri lahan persawahan.
Kades Rofiudin mengatakan lahan 125 hektare itu terdapat di tujuh dusun, yakni Dusun Balongganggang, Macekan, Kepuhsari, Ngumpak, Sucen, Gempoldampet, serta Ngrandon.
"Kerugian petani mencapai Rp 15 juta per hektar. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah karena ini murni bencana," pungkas Kades Rofiudin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/banjir-jombang_20160122_163045.jpg)