Malang Raya
Jadi Pasar Semi Modern, Fasilitas Pasar Oro-oro Dowo Malang Ditambah
“Moderinitas dari pasar modern harus ditiru. Seperti, bagaimana kita bisa menjaga kebersihan dan mengatur tata cara masyarakat dalam berbelanja,”
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG, SURYA – Meski sudah tampak bersih dan rapi dibanding sebelumnya, pengoptimalan fasilitas di Pasar Oro-oro Dowo masih akan ditambah.
Setelah memiliki akses disabilitas dan ruang khusus ibu menyusui, pasar tersebut juga akan ditambah poliklinik. Harapannya, pasar itu akan menjadi pasar semi modern yang mampu menarik minat masyarakat berkunjung.
“Moderinitas dari pasar modern harus ditiru. Seperti, bagaimana kita bisa menjaga kebersihan dan mengatur tata cara masyarakat dalam berbelanja,” kata Wali Kota Malang M Anton, sela kunjungannya ke lapak-lapak usai peresmian pasar, Jumat (22/1/2016).
Karena mengusung konsep semi modern, pasar itu rencananya juga akan dilengkapi dengan troli untuk mengangkut belanjaan para pembeli.
Hanya saja, jumlah troli yang akan disediakan dalam waktu dekat berjumlah sekitar 20 unit. Jumlah itu memang jauh dibanding jumlah pedagang saat bersamaan dalam kondisi pasar ramai.
“Ini agar para pembeli lebih nyaman. Nanti juga ada tambahan petugas penjaga supaya lebih aman. Jam buka-tutup juga akan lebih ketat. Kami usahakan pasar sudah selesai beroperasi pada pukul tiga sore,” kata Kepala Dinas Pasar Kota Malang Wahyu Setianto.
Sekadar memberi gambaran, Pasar Oro-oro Dowo setelah dipugar memiliki luas sekitar 1.400 meter persegi. Jumlah pedagangnya ada 180. Jumlah itu sama dengan jumlah saat pasar belum dipugar.
Sementara lapak yang tersedia adalah 220. Wahyu menyebut, ada beberapa pedagang yang mempunyai lapak hingga empat. Sebab itu jumlah lapak jauh lebih banyak dari pedagang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pasar-oro-oro-dowo_20150909_194520.jpg)