Rabu, 8 April 2026

Sidoarjo

Ingin Membuat Puding dan Jelly Cantik Ini, Ikuti Caranya Berikut!

Hanya butuh waktu sekitar 45 menit bagi mereka untuk membuat puding dan jelly art. Bentuk ukirannya bervariasi. Ada bunga-bunga cantik...

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: musahadah
surya/sany eka putri
Contoh pudding art yang dibuat Afiati dan Sari Pratiwi. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Banyak cara mengimajinasikan berbagai bentuk makanan. Seperti dilakukan Afiati Aulia Rastri (40) dan kakaknya, Sari Pratiwi (45) yang mempercantik puding atau jelly  dengan lukisan atau beraneka gambar.

Hanya butuh waktu sekitar 45 menit bagi mereka untuk membuat puding dan jelly art. Bentuk ukirannya bervariasi. Ada bunga-bunga cantik, dedaunan atau sesuai permintaan pemesan.

"Kalau pesenan yang sulit itu biasanya gambar orang sesuai foto. Tapi, ya namanya pesanan, harus dikerjakan,” tutur Afiati kepada suryamalang.com, Selasa (2/2/2016).

Bahan-bahan pembuat puding atau jelly art antara lain pewarna makanan asli, agar-agar, gula, serta susu.

Untuk mengaplikasikan gambar, Afiati menggunakan alat suntik seperti seorang dokter. Suntik dicuci lebih dulu dengan air hangat.

Langkah pertama, Afiati  membuat jelly atau puding warna bening atau netral guna menonjolkan art ketika diberi suntikan warna lain.

Kemudian, Afiati menambahkan puding atau jelly itu dengan suntikan agar-agar warna-warni, menembus dan menyebarkan berbagai warna ke jelly yang sudah padat. Afiati membutuhkan tiga kali suntikan bila ingin mengganti-ganti warnanya.

Ketika menyuntik, dia harus bergerak cepat membentuk gambar yang diukir. Kalau tidak, cairan puding yang disemprotkan akan keluar dan meluber ke permukaan.

"Untuk pergantian warna harus cepat. Semisal area tengah yang akan digambar orang butuh warna pink dan putih, maka sudah siap puding cair yang dimasukkan ke alat suntik kedua warna itu,” terang perempuan asal Sidoarjo.

Yang diperlukan lagi adalah kecerdasan saat memadukan warna.

Tapi, jika hanya ada pilihan warna sedikit, perlu insting yang kuat ketika mencampurkan warna. Untuk memberikan warna disesuaikan dengan kebutuhan ukiran.

Contohnya, butuh warna pink, maka cukuk memberi satu atau dua tetes saja. Insting diperlukan ketika mengukir di dalam jelly ini.

Jari-jari tangan yang belum terbiasa, memang belum akan memberikan hasil memuaskan. Kalau sudah terbiasa, jarum suntik siap untuk apa saja, termasuk membentuk ukiran yang diinginkan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved