Senin, 13 April 2026

Kediri

Masyarakat yang Ingin Adopsi Bayi Ini Tak Perlu Menunggu Kasusnya Terungkap

Kapolsek Banyakan, Kabupaten Kediri AKP Sudadi memastikan adopsi bisa dilakukan tanpa harus menunggu kasusnya terungkap.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Bayi laki-laku yang dibuang dalam kardus dirawat di RSUD Gambiran, Kota Kediri, Jumat (29/1/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kabar gembira bagi warga yang ingin mengadopsi bayi dibuang orangtuanya di daerah Banyakan, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Banyakan, Kabupaten Kediri AKP Sudadi memastikan adopsi bisa dilakukan tanpa harus menunggu kasusnya terungkap.

Masyarakat yang ingin mengadopsi bayi laki-laki ini dapat langsung berhubungan dengan pihak Kantor Dinas Sosial setempat.

Proses adopsi dapat dilakukan jika pihak pemohon telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Pihak yang mengadopsi akan mendapatkan penetapan dari pengadilan.

Dijelaskan AKP Sudadi, saat ini kasus pembuang bayi masih diselidiki. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
"Sejauh ini masih belum ada titik terang siapa pelakunya," ungkapnya.

Sementara Nitrasari, Humas RSUD Gambiran menjelaskan, saat ini bayi masih dirawat di ruang bayi rumah sakit. Kondisi kesehatannya terus membaik.

"Terkait proses adopsi bayi menjadi kewenangan Kantor Dinas Sosial (dinsos). Pihak rumah sakit hanya merawat bayinya saja. Kami masih menunggu langkah yang akan diambil dinsos," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bayi laki-laki montok yang masih terdapat tali pusarnya dibuang orangtuanya dalam kardus. Saat ini bayi dititipkan di ruang bayi RSUD Gambiran menunggu penetapan masyarakat yang bakal mengadopsinya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved