Sabtu, 11 April 2026

Kediri

Penutupan Jembatan Mendadak, PG Mritjan Mengaku Sudah Koordinasi dengan Warga

"Sekarang kalau dilewati jembatannya sudah goyang-goyang," ungkap Arif Pujiono, Manajer Pengolahan PG Mritjan kepada suryamalang.com, Rabu (3/2/2016).

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
surya/didik mashudi
Jembatan Mrican mulai ditutup total karena kondisinya sudah kritis, Rabu (3/2/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Penutupan Jembatan Mrican dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan. 

Saat ini, kondisi badan jembatan di sisi barat mulai mengkhawatirkan.

"Sekarang kalau dilewati jembatannya sudah goyang-goyang," ungkap Arif Pujiono, Manajer Pengolahan PG Mritjan kepada suryamalang.com, Rabu (3/2/2016).

Diakui Arif, penutupan jembatan memang dilakukan mendadak. Pihaknya sudah menyampaikan rencana tersebut ke warga sekitar jembatan, Selasa (2/2/2016) malam.

"Tadi malam setelah melihat kondisi debit air Sungai Brantas yang terus naik. Sementara kondisi jembatan mulai mengkhawatirkan, jadi ditutup," ungkapnya.

Menurut Arif, warga tidak mempermasalahkan karena penutupan jembatan mempertimbangkan aspek keamanan. "Siapa yang tanggung jawab kalau terjadi musibah ? Karena kondisinya sudah membahayakan jembatan kita tutup,"katanya.

Penutupan jembatan kali dilakukan lebih rapat, sehingga sepeda motor dan sepeda tidak dapat melintas. Hanya pejalan kaki saja yang dapat melewatinya.

Petugas dari PG Mritjan telah mengelas pintu masuk jembatan dari arah timur dan barat lebih rapat. Di lokasi juga telah dipasang bener bertuliskan "Jembatan Ditutup".                                                          

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved