Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Awas, Suka Main Futsal di Lapangan Sintetis? Anda Sebaiknya Baca Kisah Pria ini

"Lewis bermain sebagai penjaga gawang. Tak terhitung berapa kali dia jatuh di rumput, dan...

Editor: Aji Bramastra
dailymail.co.uk
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Nigel Maguire (52), pejabat pensiunan dari NHS, atau semacam BPJS di Inggris, memperingatkan para pecinta olah raga futsal dan sepak bola yang sering bermain di lapangan rumput sintetis.

Anak Nigel, yang bernama Lewis (18),terkena kanker, dan menurut Nigel, kanker ini disebabkan oleh racun yang ada di lapisan karet pada rumput sintetis di lapangan futsal.

Nigel menceritakan, anaknya itu bermain sebagai penjaga gawang semi profesional, bahkan sempat melamar di klub profesional Inggris, Leeds United, pada dua tahun lalu.

"Lewis bermain sebagai penjaga gawang, dan tak terhitung berapa kali dia jatuh di rumput, dan menghirup racun yang ada di material karet rumput sintetis," kata Nigel.

Rumput sintetis, kata Nigel, berasal dari bahan baku karet ban bekas olahan.

Di dalam bahan ini, terkandung bahan-bahan kimia berbahaya, seperti merkuri, timbal, benzene dan arsenik.

"Ini bisa meracuni manusia, dan sangat berbahaya. Jangankah menghirup racun dari karetnya, tanpa disadari pemain, mereka bisa menelan bahan-bahan di rumput sintetis ini ketika terjatuh," kata Nigel.

Nigel sendiri saat ini memimpin kampanye di Inggris, untuk mendesak pemerintah melarang penggunaan rumput sintetis untuk sepakbola dan futsal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved