Malang Raya
Ternyata, Wirausaha Mahasiswa Lebih Progresif
"Jika sudah punya komitmen seperti itu, maka bisa mengurangi pengangguran intelek. Insya Allah,"
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Banyaknya wirausaha muda kampus lebih progesif. Mereka lebih jemput bola memasarkan produknya ke pembeli.
"Berbeda dengan wirausaha yang pendidikan SMP. Mereka biasanya menunggu," kata Prof Ir H Agus Suprapto MSc PhD, Korwil Posdaya Jatim III kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/2/2016).
Hal itu dijelaskan di sela semiloka pelatihan kewirausahaan bagi guru SMK se Malang Raya di aula PPI Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Menurut dia, wirausaha muda dengan jenjang pendidikan S1 sudah punya gambaran dan pandangan lebih jauh tentang bisnisnya.
Karena itu mereka agresif menggarap pasar. Termasuk memanfaatkan media sosial untuk pemasarannya. Dijelas Agus, perguruan tinggi (PT) memiliki tanggung jawab memberikan bekal mahasiswanya kewirausahaan.
Meski nanti tidak semuanya jadi wirausaha. "Tapi minimal mereka sudah punya jiwa wirausaha," katanya. Jika memiliki itu, karirnya akan cepat sekali. "Namun kendalanya ada. Biasanya ortu ingin anak jadi pegawai," ungkapnya.
Tapi, jika sudah memilih untuk wirausaha, mereka sudah tahu risikonya. Bahwa sukses tidak datang cepat. Namun butuh proses.
"Jika sudah punya komitmen seperti itu, maka bisa mengurangi pengangguran intelek. Insyaallah," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ukm-mahasiswa_20160217_221656.jpg)