Malang Raya
Versi Kepala UPTD, Tulisan Jawa di Lembar Kerja Siswa SD Itu Bukan Tabu
Informasi dari sejumlah kepala sekolah, buku LKS itu baru diterima dari penerbit. Ada yang belum diedarkan ke siswa.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Buku lembar kerja siswa (LKS) Boso Jowo kelas 1 yang diduga memuat sampul bertulis kata tak senonoh ditanggapi
Syahrial, Kepala UPTD SD Kecamatan Sukun, Kota Malang meminta buku itu ditarik agar tidak menimbulkan persepsi.
"Tulisan di cover LKS Boso Jowo adalah Kuntul lan Jaran," kata dia. Bukan sebagaimana dihebohkan kxxxxx Jaran. "Jadi sebenarnya dari artinya gak masalah," kata dia.
Kuntul ada burung bango. Sedang jaran adalah kuda dalam bahasa Indonesia.
Informasi dari sejumlah kepala sekolah, buku LKS itu baru diterima dari penerbit. Ada yang belum diedarkan ke siswa.
Buku ini menjadi polemik karena tulisan jawa di sampulnya banyak yang mengartikan kxxxxx jaran.
Beberapa narsumber suryamalang.com, yang bisa membaca aksara Jawa, juga menyebut hal yang sama.
Aksara jawa itu bila dibaca maka menjadi kata yang sangat kasar, dan biasa digunakan untuk makian.
Artinya, kira-kira kurang lebih 'alat kelamin kuda jantan'.
"Ada huruf yang tidak jelas di buku ini. Aksara itu memang banyak variasinya. Tapi menurut saya, sepintas bacanya memang demikian," kata Joko Hari, seorang lulusan Fakultas Sastra Jawa.
Wartawan suryamalang.com yang melakukan konfirmasi ini ke SD Muhammadiyah 9, mendapat pembenaran dari pihak sekolah, bahwa buku ini memang benar ada dan digunakan.
Pihak sekolah juga mendengar kabar buku ini segera ditarik oleh Dinas Pendidikan.
"Dapat info tadi pagi, kalau buku kerja siswa Bahasa Jawa untuk kelas 1-6 SD harus ditarik," kata Kepala SD Muhammadiyah 9, Sony Darmawan, Kamis (18/2/2016) pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/buku-bahasa-jawa_20160218_124416.jpg)