Malang Raya
Ditanya Soal Jembatan Ambrol, Pejabat Pemkab Malang Marah-marah
"Siapa yang nulis pertama dulu? Siapa bilang jembatannya ambruk?" ucap Agus dengan nada tinggi.
Penulis: David Yohanes | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, WAJAK - Dinas Bina Marga Kabupaten Malang kebakaran jenggot saat dikonfirmasi terkait kondisi jembatan Desa Dadapan, Kecamatan Wajak yang beberapa waktu lalu ambrol.
Sekretaris Dinas Bina Marga, Agus Prayitno yang dikonfirmasi justru marah-marah.
"Siapa yang nulis pertama dulu? Siapa bilang jembatannya ambruk?" ucap Agus dengan nada tinggi.
Menurut Agus, jembatan tersebut tidak pernah ambruk.
"Kalau ambruk kan tidak bisa dilewati sama sekali. Itu kan masih bisa dilewati," tambahnya.
Agus juga menegaskan, bahwa jembatan tersebut tidak bermasalah. Yang terjadi, jembatan tersebut ambrol di bagain sayap. Kondisi ini lebih karena faktor musim hujan, sehingga menurunkan kekuatan konstruksi.
Disinggung CV Bantur Jaya selaku kontraktor, Agus tegas menyatakan tidak ada masalah. CV Bantur Jaya dinilai sebagai rekanan yang baik. Alasannya, CV tersebut mau bertanggung jawab.
"Masih masa pemeliharaan dia mau memperbaiki yang rusak. Itu kontrak yang baik," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, jembatan Dadapan rusak parah setelah serah terima dari kontraktor ke Pemkab Malang.
DPRD Kabupaten Malang yang meninjau lokasi sempat murka. Sebab jembatan tersebut dikerjakan asal-asalan.
Dari pantauan suryamalang.com, di lokasi jembatan tersebut masih terlihat material batu dan pasir. Bagian sayap yang sempat ambrol sudah terlihat diperbaiki. Di bagian ini justru menjadi lokasi tumpukan batu-batu untuk pondasi.
Seorang tukang terlihat bekerja di atas jembatan. Sementara dua lainnya berada di bawah jembatan. Namun mereka mengaku tidak memperbaiki jembatan yang sempat rusak parah tersebut.
"Kami membuat saluran irigasi di sisi jembatan," ucap seorang tukang.
Tumpukan material tersebut memakan setengah. Meski demikian kendaraan lalu lalang. Termasuk truk yang mengangkut komoditi pertanian.
Bekas-bekas bagian yang ambrol juga sudah ditambal ulang. Namun lapisan di lokasi yang pernah ambrol masih terlihat jelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jembatan-dadapan_20160225_105834.jpg)