Rabu, 13 Mei 2026

Blitar

Luntang-Lantung Cari Aman, Iwan Akhirnya Terdampar di Pulau Terpencil Seluas 1 Hektar

Pelarian Iwan Budianto alias Semat (39), tahanan kasus narkoba Polres Blitar, menyisakan banyak cerita.

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: musahadah
surya/imam taufiq
Iwan, buronan Polres Blitar akhirnya ditangkap. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pelarian Iwan Budianto alias Semat (39), tahanan kasus narkoba Polres Blitar, menyisakan banyak cerita.

Sebelum ditangkap di pulau terpencil, di Pandeglang, Banten, Minggu (28/2/2016), warga Jl Stasiun, Kecamatan Kesamben, sempat hidup luntang-lantung di beberapa kota. Sampai akhirnya, ia terdampar di Pulau Sumur, yang tak berpenghuni.

Pulau seluas 1 hektar  yang terletak di Desa Cilincing, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten itu, hanya dihuni Iwan dan satu temannya.

Mereka tinggal di sebuah gubuk kayu, dengan bekerja sebagai buruh pembuat perahu nelayan untuk menyambung hidup selama 25 hari.

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waluya mengungkapkan, Iwan sampai di pulau itu, bukan karena diajak orang. Dia terpaksa "menyepi" karena tak punya tujuan.

Awalnya ia kabur berempat, dan sempat tiga hari sembunyi di Candi Gunung Gedang, tepatnya di lereng Gunung Kelud, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum.

Iwan akhirnya meninggalkan ketiga temannya saat berada di candi itu setelah diijemput temannya, dengan dibonceng sepeda motor.

"Pengakuannya, saat itu ia minta diantarkan ke Terminal Batu. Selanjutnya, ia naik bus ke Terminal Jombang dan sempat tiga hari di terminal itu," ujarnya.

Karena tak punya tujuan, ia kemudian naik bus ke Madiun. Di Terminal Madiun itu, ia sempat dua hari, baru menuju ke Solo, dan akhirnya ke Semarang.

Lagi-lagi, ia tak punya tujuan, kemudian ke Cianjur, Jawa Barat. Meski tak punya tempat tinggal, namun ia sempat tinggal di Cianjur selama seminggu. Yakni, luntang-lantung di terminal dan alun-alun.

Akhirnya, ia berkenalan dengan seseorang di alun-alun, dengan pura-berpura, mencari pekerjaan yang jauh dari kota. Oleh orang itu, ia disarankan ke Pandeglang, untuk mencari bekerjaan di pantai. Akhirnya, Iwan menelusuri sendiri, dan sampai akhirnya ketemu orang, dan diajak membuat perahu di pulau Sumur tersebut.

"Kalau selama pelarian itu, ia punya bekal karena diberi uang oleh temannya, yang menjemputnya saat berpisah dengan tiga temannya tersebut," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Kamis (17/2/2015) dini hari lalu, anggota Polres Blitar dibuat gempar, karena empat tahanannya kabur setelah menerobos atap jeruji sel, yang diputus, dengan digergaji

Mereka adalah Edo Kurniawan (19), tahanan kasus narkoba asal Desa Jeme'an, Kecamatan Wringinrejo Kediri, Iwan Budianto (39), tahanan kasus narkoba asal Jl Stasiun, Kecamatan Kesamben; Sariono (20), tahanan kasus pencurian sepeda motor, asal Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari dan Basuki (50), tahanan kasus dugaan pencabulan terhadap anak tirinya, asal Desa Sumber Urip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Dari empat itu, Basuki yang ditangkap pertama kali. Yakni, ditangkap Kecamaatan nganttang, Malang. Selanjutnya, baru Edo dan Saariono, ditaangkap rel kereta api, Desa Brongkos, Kecamatan Kesamben.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved