Breaking News:

Gerhana Matahari

Inilah Hasil Pemantauan Gerhana Matahari di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang

Saat puncak gerhana di sana kondisi cuaca sempat mendung. Hal itu mengakibatkan perekaman gambar sedikit terganggu.

surya/Hayu Yudha Prabowo
GERHANA MATAHARI - Jamaah Sholat Gerhanan Matahari dengan latar Matahari tertutup bulan difoto di halaman Masjid Ar Fachruddin, Universitas Muhammadiyah Malang, Rabu (9/3/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Pemantauan Gerhana Matahari Sebagian (GMS) di Masjid AR Fachruddin Universitas Muhammadiyah Malang, Kecamatan Lowokwaru, berlangsung sekitar dua setengah jam.

Pemantauan awal dimulai pukul 06.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 08.30 WIB.

Ketua Panitia Pemantauan, Idaul Hasanah, mengatakan, saat awal teropong disiapkan, sebagian sisi matahari sudah mulai tertutup bulan. Sementara puncak gerhana sebagian sekitar pukul 07.17 WIB.

"Karena hanya GMS, bentuknya hanya seperti sabit saja. Luas area matahari yang tertutup sekitar 75 persen lah," kata Imamul Hakim, salah satu tim pemantau.

Terkait sudut detail derajat, pihaknya belum bisa memastikan. Data terkait itu harus dilihat kembali dalam hasil tekaman.

Saat puncak gerhana di sana kondisi cuaca sempat mendung. Hal itu mengakibatkan perekaman gambar sedikit terganggu.

"Kami langsung lepas filter pada teropong supaya tetap bisa terekam. Tapi setelah itu kembali cerah," tambahnya.

Pemantauan GMS di unversitas tersebut hanya sebagai dokumentasi saja. Hal ini berbeda dengan pemantauan di kampus lain yang dipakai buat kajian para mahasiswa. 

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved