Breaking News:

Gerhana Matahari

Hasil Foto Rontgen Paru-paru Raisa Dipakai Mengintip Gerhana

Tidak mau kalah, sang paman, Syaiful Ipong mengeluarkan plastik hasil foto rontgen. Foto rontgen itu menunjukkan pemeriksaan paru-paru anak perempuann

surya/sri wahyunik
Usai mengikuti shalat gerhana di Masjid Agung Jami Malang warga beramai-ramai melihat gerhana matahari, Rabu (9/3/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - M Zainal Abidin (12) bergegas ke luar dan langsung menuju matahari terbit ketika imam Salat Gerhana di Masjid Agung Jamik Malang berkhutbah, Rabu (10/3/2016).

Ia bersama beberapa saudara sebaya memasang negatif film di depan matanya. Mereka pun mengintip proses gerhana.

“Wah iya, kelihatan. Itu, itu...,” ujar Zainal.

Kemudian, beberapa saudaranya saling pinjam negatif film itu untuk mengintip gerhana.

Tidak mau kalah, sang paman, Syaiful Ipong mengeluarkan plastik hasil foto rontgen. Foto rontgen itu menunjukkan pemeriksaan paru-paru anak perempuannya. Karena tepi plastik tersebut bisa dipakai, maka dibawalah untuk melihat gerhana matahari.

Zainal yang pertama melihat gerhana matahari sangat antusias. Pelajar kelas 6 SD asal Dinoyo Kecamatan Lowokwaru itu mengaku tidak takut melihat gerhana.

“Malah senang. Sengaja ikut salat, karena mau belajar salat gerhana dan melihatnya,” imbuhnya.

Antusiasme juga diperlihatkan sang sepupu, Raisa Kendra.

Hasil rontgen Raisa inilah yang dipakai untuk mengintip gerhana, selain negatif film.

Syaiful Ipong mengaku sengaja membawa anak dan keponakannya salat gerhana ke Masjid Jamik Kota Malang untuk belajar.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved