Jumat, 10 April 2026

Blitar

Gara-Gara Uang Rp 50.000 Adik Tega Kepruk Kepala Kakak Ipar

Keheningan warga Dusun Jatiisari, Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Bliitar, Kamis (10/3/2016) malam mendadak menjadi gempar karena ulah...

Penulis: Imam Taufiq | Editor: musahadah
surya/imam taufiq
Dua sepeda motor yang dibakar pelaku, tinggal kerangkanya dan diamankan di Polsek Wlingi. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Keheningan warga Dusun Jatiisari, Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Bliitar, Kamis (10/3/2016) malam mendadak menjadi gempar karena ulah Aris (23).

Bujangan itu tiba-tiba mengamuk akibat pengaruh minuman keras.

Kakak iparnya, Ari Kristianto (40), yang tinggal serumah dengannya, dihajar, hingga kepalanya terluka parah.

"Kepala kakaknya dikepruk dengan kapak  sampai dijahit 10 jahitan," kata Kompol Hari Mujiarso, Kapolsek Wlingi, Jumat (11/3/2016).

Tak hanya itu, dua sepeda motor, juga jadi sasaran emosinya.  Yakni  motor Honda Beat tahun 2015 milik korban dan  motornya sendiri, Yamaha Mio tahun 2015, dibakar hingga tinggal kerangkanya.

Menurut Hari, kejadian itu berawal ketika keduanya menenggak miras bareng, di rumahnya pukul 22.00 WIB.

Tak jelas, habis berapa botol namun ditemukan dua botol miras oplosan, yang ada di atas meja ruang tamu rumahnya.

"Kami menemukan dua botol bekas air mineral, yang bekas dipakai mengoplos," paparnya.

Usai pesta miras, pelaku tiba-tiba emosi karena korban menagih uangnya Rp 50 ribu, yang dipinjam pelaku.

Pelaku yang kondisinya mabuk, langsung emosi. Ia masuk ke dalam dapur, dan mengambil kapak.

"Kamu itu menumpang di sini, makan minum yang ikut saya, namun nggak bisa menjaga omonganmu,". papar pelaku sambil keluar dari dapur, dengan menenteng kapak.

Usai marah-marah, pelaku langsung menyerang korban. Itu terjadi di dalam rumah. Namun, karena korban hanya menggunakan tangan kosong, sehingga sempat lari ke luar rumah. Namun, saat lari itu, korban terkena sabetan kapak, tepat di kepala belakangnya.

"Meski korban sudah terluka, namun pelaku tetap mengejarnya hingga ke teras rumahnya," ujarnya.

Di teras rumahnya itu, pelaku kembali kalap. Mungkin karena mabuk sehingga tak sadar kalau sepeda motor korban, diparkir bersebelahan dengan sepeda motornya sendiri sehingga langsung dibakarnya. Akibatnya, tak hanya sepeda motor korban yang terbakar, namun sepeda motornya juga terbakar.

Melihat kejadian itu, warga berdatangan namun tak berani mendekat. Sebab, pelaku terlihat masih membawa kapak.

Akhirnya, warga menghubungi Polsek Wlingi. Selanjutnya, pelaku langsung ditangkap saat itu juga. "Ia (pelaku) mengaku kesal karena selama ini dirinya sudah merasa banyak menolong korban. Namun, hanya karena uang segitu saja (Rp 50 ribu), ia menagihnya di saat kondisi sama-sama mabuk," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved