Malang Raya

Balap Sepeda Downhill Malam Hari Disambut Antusias Peserta, Ini Jumlahnya

"Tahun lalu (2015) mungkin banyak yang tidak tertarik karena belum tahu. Setelah banyak video lomba tahun lalu menyebar banyak yang tertarik ikut,"

SURYAMALANG.COM//Sylvianita Widyawati
Salah seorang peserta bersiap melakukan start di IDH Urban 2016 di kampung Kungkuk kota Batu, Sabtu (12/3/2016) malam 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ajang Indonesian Downhill (IDH) Urban 2016 di kampung Kungkuk, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang digelar selama dua hari, 12-13 Maret 2016 dibanjiri peserta.

Jumlah peserta lomba balap sepeda downhill yang dilangsungkan malam hari dan melalui perkampungan itu meningkat drastis dibanding penyelenggaraan pertama tahun lalu.

Panitia IDH Urban Batu 2016 mencatat ada 197 peserta yang mendaftar. Para peserta itu datang dari berbagai daerah di Jatim, Jateng, Jabar dan Jakarta. Para peserta berlomba di 11 kelas berbeda. Jumlah peserta ini meningkat bila dibandingkan jumlah peserta tahun lalu sebanyak 120 peserta.

Pengurus IDH, Harjan Hidayat menyatakan antusias peserta di perlombaan kali ini sangat besar.

"Tahun lalu (2015) mungkin banyak yang tidak tertarik karena belum tahu. Setelah banyak video lomba tahun lalu menyebar banyak yang tertarik ikut," ujar Harjan yang ditemui Surya di lokasi lomba.

Faktor pembagian kelas perlombaan yang luas juga mendapat dukungan para peserta.

"Penyebaran kelasnya sekarang lebih banyak. Ada pengelompokan kelas berdasar umur dan keahlian," papar Harjan.

Dari pembagian kelas berdasar kelompok umur dibagi mulai kelompok yunior minimal umur 16 tahun. Sedangkan para pebalap yang berusia lanjut dikelompokkan dalam kategori kelas Master. Ada juga kelas expert yang juga didalamnya di bagi dalam kelompok umur.

"Kelompok umur di bagi per kelompok dengan selisih lima tahun. Kelas Master misalnya mulai umur 30 sampai 34 tahun dan seterusnya buat penghoby, ada kelas Expert Master A dan B itu buat mantan atlet, jadi persaingan lebih fair, banyak yang suka," papar Harjan.

Bukan hanya dibanjiri peserta, IDH Urban 2016 juga dibanjiri penonton. Warga sekitar Batu dan suporter dari berbagai daerah berdatangan dan antusias menyaksikan lomba downhill yang berbeda itu. Ratusan penonton menyebut di beberapa spot yang berada di beberapa gang perkampungan dan rumah warga.

"Warga di sini juga antusias dan mendukung. Bagi masyarakat umum dan pecinta downhill ini jadi tontonan menarik karena tantangan lomba di sini lengkap mulai lintasan beton, aspal, tanah hingga lantai rumah yang licin ada," tambah Harjan.

Salah satu peserta asal Bogor, Emirza mengaku tertarik ikut serta setelah melihat publikasi lomba tahun lalu.

"Downhill malam hari di dunia sepertinya jarang ada, di sini saja sepertinya, jadi menarik ada lintasan yang masuk-masuk rumah orang juga," kata pebalap yang tergabung dalam klub Gopad Team Bogor itu.

Emirza yang turun di kelas men open optimistis bisa menebus gelar juara meski saat ini merupakan keikutsertaan pertamanya. Sebelumnya pebalap 24 tahun itu pernah mencatatka diri sebagai juara salah satu seri IDH 2015 di Sarangan.

Rey

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved