Rabu, 15 April 2026

Kediri

Kreatif, Motor Bebek Butut Disulap Jadi Ciamik! Ini Penampakannya

Motor bebek yang telah butut itu menjadi lebih menarik dan trendy. Pemilik motor tak segan-segan mengeluarkan uang jutaan untuk memodifikasi motornya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Juri menilai sepeda motor hasil modifikasi yang ikut kontes Kediri Owners Streetcup di Balai Desa Semampir, Kota Kediri, Minggu (13/3/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Ratusan anggota komunitas pemilik sepeda motor bebek hasil modifikasi berkumpul di Kota Kediri, Jawa Timur. Komunitas Owners Streetcup itu menggelar pertemuan dan kumpul bareng di Balai Desa Semampir, Kota Kediri, Minggu (13/3/2016).

Peserta pertemuan komunitas otomotif ini berdatangan dari berbagai kota di Jatim dan Jateng. Mereka mengendarai motor bebek jenis Honda Supercup dan Honda Ulung yang telah dimodifikasi bentuk dan bodinya.

Alhasil sepeda motor bebek yang telah butut itu menjadi lebih menarik dan trendy. Pemilik motor tak segan-segan mengeluarkan uang jutaan untuk memodifikasi motornya.

Kegiatan kumpul bareng yang pertama ini juga dimeriahkan dengan kontes hasil modifikasi. Ada tiga katagori yang dipertandingkan yakni, Standar, Extrem Custome dan Natural Bruss.

Wakil Ketua Panitia Kediri Owners Streetcup, Dodo menjelaskan, panitia mengundang 17 pengurus dari 17 kota di Jatim. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari Jawa Tengah.

"Jumlah peserta yang datang sampai ratusan dengan berbagai model kendaraan yang telah dimodif. Namun yang ikut kontes hanya puluhan peserta saja," ungkapnya.

Para pemenang kontes ini bakal mendapatkan penghargaan berupa piala, piagam dan uang pembinaan dari panitia.

"Masing-masing kategori ada juaranya," jelasnya.

Sementara Kanit Lantas Polsek Kota Kediri AKP Karyoko yang memberi sambutan berharap kreatifitas anak-anak muda dalam melakukan modifikasi sepeda motornya tidak meninggalkan faktor keamanan dan keselamatan.

"Jangan lupa menjaga ketertiban di jalan karena angka kecelakaan lalulintas tertinggi saat ini dialami para pengendara sepeda motor," harapnya.

Selain ini tetap melengkapi sepeda motornya dengan onderdil kendaraan yang tetap standar sehingga tidak membahayakan keselamatan.

"Karya kreatif dalam melakukan modifikasinya harus tetap aman dikendarai," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved