Malang Raya

Ngantuk, Tabrak Truk Mogok, Pemotor Asal Blitar Terlempar dan Tewas

"Korban ini melaju dari arah selatan ke utara, tiba-tiba di lokasi kejadian menabrak truk gandeng yang sedang mogok,"

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Polisi menunjukkan motor milik Samsudin yang tewas usai menabrak truk mogok 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Diduga mengantuk, seorang warga Kabupaten Blitar, Samsudin (61) menabrak sebuah truk gandeng yang mogok di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Kecamatan Blimbing, Rabu (16/3/2016). Kecelakaan itu membuatnya meninggal dunia.

Warga Desa Ngeni Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar itu hendak bekerja ke Surabaya. Ia melaju dari rumahnya di Blitar seorang diri, mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi AG-4300-KU.

Ia melintasi jalur lingkar timur Kota Malang. Sekitar pukul 04.00 wib, ia tiba di sekitar lokasi kejadian.

Tiba-tiba saja, sepeda motornya menabrak truk gandeng yang sedang parkir di pinggir Jalan Raya Sunandar Priyo Sudarmo tepatnya di depan Ruko Honda AHAS. Truk yang dikemudikan Dori (57) warga Jalan Kolonel Sugiono Kota Malang itu mogok di tempat itu.

"Korban ini melaju dari arah selatan ke utara, tiba-tiba di lokasi kejadian menabrak truk gandeng yang sedang mogok. Truk itu baru saja mogok di tempat itu, dan sedang diupayakan diperbaiki," ujar Kepala Unit Kecelakaan Satlantas POlres Malang Kota Iptu Boedi Junaedi, Rabu (16/3/2016).

Ketika itu, lampu truk mogok itu juga masih hidup. Namun karena diduga mengantuk, Samsudin tidak bisa mengendalikan laju motornya. Berdasarkan olah TKP, Samsudin juga tidak terlalu kencang mengendarai motornya.

Namun Samsudin terlempar ke aspal jalan raya ketika sepeda motornya menancap di bagian belakang truk. Samsudin dinyatakan tewas ketika tiba di rumah sakit.

Lebih lanjut, Junaedi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Truk pengangkut gula pasir beserta sepeda motor milik Samsudin sudah diamankan ke Kantor Unit Kecelakaan Lalu Lintas.

"Saya juga menghimbau kepada pengendara untuk berhati-hati, lebih baik beristirahat ketika mengantuk. Apalagi perjalanan dini hari dan seorang diri," tegas Jun.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved