Jendela Dunia

Beginilah Cara Warga Tiongkok Untuk Bisa Menghirup Udara Segar, Sungguh Perjuangan Yang Melelahkan

Kabut asap sedang berkecamuk di Tiongkok, khususnya di wilayah perkotaan

Beginilah Cara Warga Tiongkok Untuk Bisa Menghirup Udara Segar, Sungguh Perjuangan Yang Melelahkan
Shanghaiist
Warga Tiongkok yang tinggal di perkotaan, berbondong-bondong pergi ke pedesaan atau pegunungan untuk membeli kantong berisi udara segar. Di perkotaan, mereka sulit bernafas karena terjadi kabut asap atau polusi udara. 

SURYAMALANG.COM, TIONGKOK – Kabut asap sedang berkecamuk di Tiongkok, khususnya di wilayah perkotaan.

Banyak warga kota yang ‘melarikan diri’ ke pedesaan atau pegunungan, hanya demi bisa menghirup udara segara untuk bernafas.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Shanghaiist (20/3/2016), destinasi untuk mencari udara segar ini adalah desa pegunungan bernama Qingyuan yang berada di Provinsi Guangdong.

Pelarian warga kota ke desa ini menjadi ‘oase’ bagi warga desa setempat.

Pasalnya, warga desa menjual kantong udara segar kepada warga kota yang ‘melarikan diri’ tersebut.

Berdasarkan laporan NetEase, penduduk yang mendirikan kios kantong udara ini adalah berasal dari Lianshan Zhang dan Yao.

Untuk per kantong udara segar, penjual mematok dengan harga senilai 10 hingga 30 Yuan atau sekitar Rp 61 ribu.

Di Tiongkok, terutama kota besar seperti Beijing, tingkat polusi udara sudah sangat tinggi.

Bahkan, di beritakan sebelumnya, warga Beijing harus membeli udara segar ke Eropa.

(BACA JUGA: Kalian Masih Bisa Bernafas Secara Gratis? Berbahagialah! Sebab, Di Sini Bernafas Saja Harus Membayar)

Penulis: Eko Darmoko
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved