Kamis, 9 April 2026

Malang Raya

Tiga Bulan Air PDAM Kota Batu Macet, Tagihan Rekening Normal

"Untuk mengisi satu ember air saja butuh waktu lama di kran depan, itupun kalau air lagi mengalir. Kalauu tidak mengalir ya minta air pada tetangga...

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: musahadah
Tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU - Keluhan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu masih terus terjadi.

Kali ini warga Perumahan Wastu Asri RT 5 RW 8 Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo mengeluhkan tersendatnya distribusi air dari PDAM sejak tiga bulan terakhir.

Sementara setiap bulan mereka tetap harus membayar tagihan rekening air secara normal.

"Biasanya air PDAM itu mengalir lancar pada hari Jumat saja, dan pada hari Sabtu kembali tidak lancar. Kalaupun mengalir debitnya kecil sekali," Puji Supriono, Ketua RT 5 dusun Jeding desa Junrejo kecamatan Junrejo, Minggu (20/3/2016).

Warga lain, Nihayatus mengatakan, aliran air PDAM ke pelanggan sangat kecil dan hanya menetes saja.

Itupun air mengalir di kran bagian depan rumah dekat saluran utama PDAM.

Dan air itu tidak bisa masuk ke dalam rumah untuk mengisi bak mandi dan lainnya.

"Untuk mengisi satu ember air saja butuh waktu lama di kran depan, itupun kalau air lagi mengalir. Kalau tidak mengalir ya minta air pada tetangga pelanggan HIPPAM," ucap Nihayatus.

Warga lainnya, Puji mengatakan, 220 warga yang ada di Perumahan secara bergiliran mendatangi kantor PDAM Kota Batu di Jl Kartini untuk mengadukan masalah ini.

"Aduan itu responya tidak cepat, kalaupun ada petugas PDAM yang datang maka air mengalir sebentar, kemudian mati lagi sampai beberapa hari," kata Puji.

Kondisi tersebut, menurut Puji, telah membuat warga resah. Karena macetnya air bersih tidak hanya merugikan secara materiil, namun membuat pelanggan kerepotan terpaksa mencari air bersih ke tetangga pelanggan HIPPAM.

"Hal itu tentu membuat Ibu-ibu dan anak-anak menjadi terganggu, repot kami," tandas Puji.

Dikatakan Puji, distribusi air PDAM mulai tidak lancar sejak awal bulan Desember 2015 lalu.

Dari penerima pengaduan memberikan penjelasan ada kebijakan baru terkait penanganan air. Kalau dulu dilakukan oleh CV sekarang dilakukan oleh tim PDAM sendiri, sehingga perlu waktu untuk adaptasi.

Sementara Dirut PDAM Kota Batu, Edi Sunaedi belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan pelanggan PDAM Kota Batu di perumahan Wastu Asri dan lokasi lainnya tersebut. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved