Breaking News:

Malang Raya

Kekebalan Tubuh Enam Balita Ini Sangat Lemah, Cara Imunisasi Berbeda dengan Kebanyakan

Enam balita di Kota Malang mengidap gangguan kekebalan tubuh sangat lemah yang membuat mereka mendapat imunisasi khusus.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Petugas medis memberikan imunisasi Polio pada Balita dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Posyandu Seruni, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang, Selasa (8/3/2016). Pemkot Malang menargetkan 62 ribu Balita mendapatkan imunisasi polio gratis dalam PIN 2016 yang digelar 8-15 Maret 2016. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Enam balita di Kota Malang mengidap gangguan kekebalan tubuh  sangat lemah yang membuat mereka mendapat imunisasi khusus.

Enam balita itu terdeteksi saat Pekan Imunisasi Nasional (PIN) awal bulan Maret 2016.

Untuk imunisasi polio, mereka mendapat pendampingan khusus di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar, Kota Malang.

Enam balita itu harus menjalani imunisasi dengan cara injeksi. Cara ini berbeda dengan imunisasi ratusan anak lain yang cukup dengan oral.

Kecenderungan memiliki daya tahan tubuh teramat lemah ini bisa berakibat atas banyak hal. Misalnya, kecenderungan kedua orangtua menderita kedua penyakit akut seperti HIV Aids.

“Tapi saya tidak bilang kasus yang terjadi ini akibat HIV Aids. Karena faktornya bisa sangat banyak. Seperti kecenderungan menderita gagal ginjal akut dan sejenisnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi, Jumat (25/3).

Pemberian imunisasi dengan cara injeksi memungkinkan virus polio mati dalam diri balita.

Sementara pemberian secara oral hanya akan membuat virus melemah.

Asih mengatakan, virus dalam balita yang kekebalan tubuhnya teramat lemah bisa menimbulkan sang anak sakit parah jika terserang virus.

“Sementara untuk balita dengan ketahanan tubuh normal, virus dalam tubuh mereka cukup dilemahkan saja,” tambah Asih.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved