Minggu, 12 April 2026

Piala Bhayangkara

Arema Buru Striker dan Bek Baru, lalu Siapa Pemain yang Diincar?

Dua posisi di lini depan dan belakang itu kini jadi prioritas utama yang harus dipenuhi sebelum ISC bergulir.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Tim Arema Cronus dengan jersey baru saat menghadapi Sriwijaya FC di semifinal Piala Bhayangkara di Stadion Gajayana Malang, Kamis (31/3/2016). 

SURYAMALANG,.COM, KANJURUHAN - Perburuan pemain tambahan dipastikan tetap dijalankan oleh manajemen Arema Cronus. Sembari menjalani fase penting di turnamen Piala Bhayangkara, manajemen Arema juga mengamati pemain-pemain yang ditawarkan agen dan melakukan pendekatan langsung ke beberapa pemain lokal.

General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menyebut, penambahan pemain baru menjadi tuntutan yang mutlak harus dipenuhi.

Hal itu tidak terlepas dari hasil evaluasi tim selama ini dan target besar sebagai juara Indonesia Soccer Championship (ISC) yang akan bergulir bulan depan.

Ruddy mengakui kebutuhan pemain tambahan bagi tim Singo Edan sebenarnya mencapai lima orang. Tapi manajemen kemungkinan besar tidak akan menambah pemain lagi sebanyak itu.

"Memang mintanya lima pemain, pemain depan, tengah dan belakang. Tapi kami utamakan yang urgent dulu. Yang wajib, kami perlu cari stoper dan striker tambahan baru," ujar Ruddy Widodo, Kamis (31/3/2016).

Dua posisi di lini depan dan belakang itu kini jadi prioritas utama yang harus dipenuhi sebelum ISC bergulir. Sedangkan kebutuhan tambahan pemain lain akan jadi prioritas berikutnya.

"Kebutuhan untuk menambah kelemahan di komposisi lain kami harapkan bisa diatasi sementara dengan cara mengoptimalkan pemain yang sudah ada. Pemain yang ada bisa difungsikan di beberapa sektor sekaligus," kata Ruddy.

Kebutuhan striker baru dinilai mendesak karena Singo Edan diharapkan bisa lebih tajam. Selain itu tim Singo Edan perlu bomber dan targetman untuk melapisi Cristian Gonzales.

"Kalau penyerang tipikal sayap kami sudah punya banyak, perlu ada striker murni yang nanti bisa bermain bergantian atau bisa di turunkan berdua langsung bersama Gonzales sehingga pilihan strategi menyerang bisa lebih beragam," papar Ruddy.

Lini belakang Arema dinilai juga masih memiliki kelemahan. Keberadaan Hamka Hamzah, Goran Gancev dan Ryuji Utomo sebagai stoper belum memuaskan. Masih ada beberapa kelemahan dari masing-masing pemain itu yang belum bisa ditutupi satu sama lain.

"Kami harus punya stoper yang handal mengatasi pemain lawan yang tinggi besar, tapi kami juga perlu punya stoper yang bisa menutup pergerakan penyerang lawan yang cepat dan lincah, masih perlu ada tambahan pemain biar saling menutupi kelemahan," tambah Ruddy.

Sebelumnya, pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija pernah menyampaikan bahwa timnya masih membutuhkan tambahan pemain setidaknya lima orang lagi. Selain pemain belakang dan belakang, posisi pemain tengah dinilainya masih kekurangan tenaga.

Rapuhnya kondisi Ahmad Bustomi yang terus didera cedera juga jadi pertimbangan Milo untuk tetap mengajukan tambahan pemain tengah.

"Saya minta lima orang, tapi saya tida tahu bagaimana manajemen, saya serahkan ke manajemen," ujar Milo saat itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved