Arema Cronus
Jadi Juara, Bupati Rendra Janjikan Bonus bagi Skuad Arema
Presiden Kehormatan Arema Cronus Rendra Kresna mengatakan kemenangan Arema Cronus sebagai bukti atas ketangguhan dan kesolidan pemain,
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ribuan Aremania tumplek blek di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Selasa (5/4/2016).
Kehadiran ribuan suporter itu untuk merayakan kemenangan Arema Cronus dalam Piala Bhayangkara 2016. Perayaan itu dilengkapi dengan datangnya tropi Piala Bhayangkara, pemain Arema Cronus, pelatih, dan manajemen.
Piala berwarna kuning emas itu dibawa oleh manajemen dari Jakarta dan tiba di Bandara Abdulrachman Saleh, Selasa (5/4/2016).
Di bandara, ribuan Aremania telah menunggu. Piala pun diarak dari bandara hingga ke Pendapa Kabupaten Malang yang berada di Jalan KH Agus Salim Kota Malang.
Hadir dalam acara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji. Anton memuji Aremania sebagai suporter yang baik.
"Terimakasih kepada Aremania, kalian suporter yang baik, kalianlah suporter terbaik. Saya salut sama kalian karena tertib waktu di Stadion Gelora Bung Karno," ujar Anton.
Sementara itu, Presiden Kehormatan Arema Cronus Rendra Kresna mengatakan kemenangan Arema Cronus sebagai bukti atas ketangguhan dan kesolidan pemain, kejelian pelatih, juga dukungan penuh dari Aremania.
"Juga dukungan dari manajemen. Jadi ini kesolidan semua pihak," ujarnya.
Atas kemenangan itu, Rendra menjanjikan tambahan bonus untuk Arema Cronus. Namun ia tidak menyebut berapa besaran bonus yang ia siapkan.
Rendra juga mengharapkan agar kehadiran turnamen sepakbola di Indonesia, bisa mendorong perbaikan klub bola di Indonesia.
"Saya harapkan ini bisa menjadi momen perbaikan untuk semua klub, juga perdamaian dalam dunia sepakbola. Turnamen bola yang ada menjadi bukti kalau sepakbola ini dinanti banyak orang," tegasnya.
Secara bergantian, Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija atau Milo dan beberapa pemain Arema Cronus berbicara di depan Aremania.
Kehadiran mereka disambut yel-yel dan sorak gembira dari Aremania. Milo mengaku bangga karena pemainnya merupakan pemain yang tangguh dan solid. Milo juga memuji Aremania karena selalu mendukung Arema baik dalam menang dan kalah.
Sedangkan pemain terbaik dalam Piala Bhayangkara, Alfarizie hanya mengucap pendek 'terimakasih'.
Tingkah Alfarizie mengundang tawa karena ia cukup lama berpikir untuk berbicara apa di depan suporter. "Aku ngomong Jawa ae ya," ujarnya. Namun beberapa menit terdiam, ia pun hanya mengucap 'terimakasih'.
Ovan Tobing, yang menjadi moderator antara pemain dan suporter langsung menggodanya. "Awakmu iki lek nang lapangan, pinter ngosek bal, tapi ngomonge ngono thok," ujar Ovan yang disahuti tawa dan tepuk tangan suporter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pialae-bhayangkara_20160405_124405.jpg)