Breaking News:

Kediri

Didesak Pindah, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kota Kediri Minta Maaf

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Kediri A Rasyid,SH meminta maaf kepada Habib,SH dan pegiat LSM terkait tindakannya yang dinilai...

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
surya/didik mashudi
Massa Aliansi LSM Kediri unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Kamis (7/6/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Kediri A Rasyid,SH meminta maaf kepada Habib,SH dan pegiat LSM terkait tindakannya yang dinilai arogan.

"Kita sama-sama menjaga Kota Kediri. Kami dari sisi hukum dan kejaksaan, sedangkan teman-teman LSM mengawasi dari luar," ungkap A Rasyid,SH kepada sejumlah wartawan, Kamis (7/4/2016).

Diungkapkan Rasyid, pihaknya tidak ada maksud melecehkan aktivis LSM. Tindakannya hanya sekadar mengingatkan supaya tidak ada saling mengancam.

Saat kejadian Rasyid mengaku memang tidak memakai pakaian dinas, tapi memakai baju batik. Sebagai orang baru di kejaksaan, dia tidak mengetahui para pegiat LSM. "Dalam hal ini kami minta maaf," ungkapnya.

Meski mendapatkan hujatan, Rasyid mengaku tidak akan menuntut balik pihak yang telah menghujatnya. "Kami memaafkan. Kita lebih baik saling bersinergi untuk membangun Kediri dengan lebih baik," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pegiat Aliansi LSM Kediri unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Massa mendesak Kasi Pidsus A Rasyid mendapat sanksi karena telah menantang pegiat LSM untuk berkelahi.

Sebelumnya Rasyid dan Habib, selaku Korlap Aksi Aliansi LSM Kediri nyaris terlibat adu pukul. Kejadian itu bermula setelah kedua belah pihak saling tuding saat aksi demo di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved