Kamis, 9 April 2026

Malang Raya

Ini Kata Wakil Rakyat Soal Rencana PNS Lulusan SD-SMA Dipensiunkan Dini

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Hadi Susanto meminta pemkot memperhitungkan betul rencana menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi...

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: musahadah
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Hadi Susanto meminta pemkot memperhitungkan betul rencana menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANBR) merasasionalisasi PNS lulusan SD hingga SMA.

Jangan sampai pensiun dini itu hanya akan menambah jumlah pengangguran di Kota Malang.

"Yang harus diperhatikan itu masa pengabdian dari PNS. Istilahnya kan itu merumahkan PNS yang lulusan SD sampai SMA," kata dia, Rabu (6/4/2016).

Selain itu, adanya sosialisasi kepada PNS juga harus dilakukan oleh Pemkot. Guna untuk membincangkan problema pendidikan terakhir.

Apa tidak sebaiknya pemkot atau dinas terkait menyekolahkan PNS?  Menurut Hadi itu tergantung anggarannya.

"Dilihat dulu, kalau anggarannya ada, ya boleh itu dilakukan. Tetapi, juga dilihat dari prestasi pegawai itu. Kalau memang dia pantas untuk dipertahankan dari berbagai pertimbangan, itu bisa dilakukan," imbuh dia.

Mengenai pesangon, Hadi menambahkan hal itu bisa dilakukan sesuai dengan masa bakti pegawai itu. Sehingga, begitu rasionalisasi dijalankan, tidak ada masalah baru yang ditimbulkan akibat pensiun dini itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 2955 pegawai PNS di Kota Malang lulusan SD, SMP, SMA terancam dipensiunkan dini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved