Kediri

Ditagih Usut Kasus Korupsi, Ini Reaksi Kejaksaan Kota Kediri

"Kami akan terus menanyakan pengusutan kasus dana jasmas. Apalagi semua data yang dibutuhkan sudah kami berikan,"

Ditagih Usut Kasus Korupsi, Ini Reaksi Kejaksaan Kota Kediri
Google
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pegiat anti korupsi Kota Kediri bakal menagih janji Kejaksaan Negeri (Kejari) mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana jaring aspirasi masyarakat (jasmas) anggota dewan tahun 2014.

Karena dari 25 anggota dewan yang diduga terlibat, sampai sekarang baru dua yang telah dijebloskan penjara.

"Kami akan terus menanyakan pengusutan kasus dana jasmas. Apalagi semua data yang dibutuhkan sudah kami berikan," ungkap Tomi Aribowo, jubir pegiat anti korupsi Kota Kediri, Jumat (8/4/2016).

Rencananya pada awal pekan depan aktivis anti korupsi bakal mendatangi lagi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

"Kami akan tanyakan perkembangan pengusutan kasusnya," tandasnya.

Dua anggota dewan yang telah dijebloskan penjara masing-masing Dewi Purwati dan Sudarsono. Perkara kedua mantan anggota DPRD Kota Kediri itu saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kejaksaan Negeri Kota Kediri, kini masih mencermati kasus penyimpangan dana jasmas anggota dewan. Termasuk data yang telah diberikan LSM masih dipelajari.

Kajari Kota Kediri Benny Santoso,SH,MH yang baru dua pekan menjabat mengaku masih mencermati data yang telah disodorkan pegiat LSM anti korupsi.

"Dalam tindak pidana korupsi ada masalah pokok dan penyerta. Kami masih
cermati dahulu yang pokok," ungkap Benny Santoso.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved