Breaking News:

Malang Raya

Kota Malang Adalah Surganya Bagi Penggemar Harley Davidson! Ini Buktinya Ker

Di kala keterbatasan eksistensi bengkel Harley Davidson, Chandra Ade Priawan punya solusinya

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Chandra Ade Priawan (42) bersama sepeda motor Harley Davidson yang diperbaiki di bengkelnya, Jalan Simpang Panji Suroso I, Kota Malang, Kamis (14/4/2016). Selain satu-satunya Bengkel Harley Davidson di Malang, Chandra juga menjual spare part bekas dan aksesoris serta merchandise motor gede Harley Davidson. 

SURYAMALANG.COM – Di kala keterbatasan eksistensi bengkel Harley Davidson, Chandra Ade Priawan (42) punya solusinya. Ia menyediakan tempat servis dan modifikasi khusus motor gede (moge) Harley.

Saat ditemui di bengkelnya, di daerah Simpang Panji Suroso, dua motor Harley terparkir di garasi bengkelnya, Kamis (14/4/2016). Dua motor itu jenis Ultra Klasik berwarna hitam dan Road King berwarna merah. Kedua motor Harley itu bukan milik Chandara, namun milik seseorang yang sedang diserviskan.

Sekitar tiga pegawai terlihat mengutak-atik salah satu dari motor Harley tipe Road King. Di bawah motor Harley itu ada dongkrak buatan Chandra untuk membantu kelancaran servis motor Harley. Chandra memulai membuka bengkel motor Harley sejak 2005.

Chandra tak pernah belajar dari orang lain untuk mengetahui cara melakukan servis motor Harley. Meskipun awalnya ia memang memiliki setidaknya satu motor Harley, namun alhirnya ia jual. Sehingga saat ini ia fokus untuk mengelola bengkel sebagai tempat servis, modifikasi dan menjual dongkrak serta sparepart motor Harley.

“Sudah cukup saya mendalami perihal servis motor Harley. Buat apa saya punya, kalau ujung-ujungnya tak saya pakai. Saya setiap hari utak atik motor Harley,” terangnya.

Dalam garasi bengkel motor Harley-nya, ada bermacam alat keperluan untuk motor Harley. Seperti sparepart, perkakas, asesoris, hingga segala kebutuhan motor Harley ada di sana. Dongkrak buatan Chandra yang dijual sebesar Rp 1,5 juta ini termasuk laris terjual. Karena dongkrak motor Harley berbeda dengan dongkarak mobil.

“Kalau lima mobil bisa pakai satu dongkrak saja. Tetapi motor Harley ini beda, sati motor harus ada satu dongkrak. Tidak bisa dipakai secara gantian,” imbuh ayah dari tiga anak itu.

Sebelumnya, Chandra membuka bengkel Jeep sejak 1995. Namun, karena saat itu ia ingin mendalami segala yang berhubungan dengan motor Harley, maka ia tinggalkan Jeep dan fokus untuk motor Harley. Yang datang ke bengkel motor Harley miliknya, bukan orang biasa. Banyak orang terkenal yang datang ke bengkelnya. Salah satunya adalah suami dari sinden terkenal, Soimah.

Chandra mengatakan, lebih banyak yang servis ketimbang modifikasi. Sebulan, yang menserviskan motor Harley sekitar 10 motor. Sedangkan untuk modifikasi motor Harley sekitar tiga motor. Sekali servis saja bisa menghabiskan jutaan. Belum lagi apabila Chandra menangani motor Harley yang rusak akibat kecelakaan. Bisa sampai Rp 20-30 juta.

Selain itu, ia yang hobi mengoleksi miniatur motor Harley itu juga mendapat pesanan sparepart motor Harley hingga luar kota. Bahkan, apabila dealer yang tidka memiliki sparepart atau perkakas justru pesan ke dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved