Rabu, 29 April 2026

Blitar

Jengah Lihat Gaya Hidup Istri Pejabat, Mahasiswa Blitar Turun ke Jalan

"Itu lah gambaran istri pejabat masa kini. Berapa sih gaji suaminya itu, mulai pejabat eksekutif dan anggota dewan? Namun, istri mereka kok...

Penulis: Imam Taufiq | Editor: musahadah
surya/imam taufiq
Mahasiswa menggelar aksi damai, dengan menirukan gaya istri pejabat yang suka menghambur-hamburkan uang. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Para mahasiswa Blitar mengkritisi kebiasaan buruk istri pejabat yang ditengarai suka belanja dan plesir ke luar negeri.

Itu dianggap salah satu pemicu terjadinya korupsi.

Kritik itu disampai mahasiswa saat aksi damai sehari menjelang Hari Kartini di perempatan jalan Lovi, samping kiri gedung DPRD Kota Blitar, Rabu (20/4/2016).

Dalam aksinya, mahasiswa yang tergabung pada Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu membuat aksi teaterikal.

Mereka bergaya bak pejabat dan istrinya. Si pejabat berpenampilan biasa, namun istrinya berpakaian perlente.

Mereka berjalan bergandengan, namun istri si pejabat itu menenteng tas bermerek, yang berisi segebok uang.

Selanjutnya, uang mainan itu dikeluarkan dari tasnya dan dibuang-buang ke jalan. Itu diibaratkan, istri pejabat itu suka menghambur-hamburkan uang sehingga memicu suaminya bertindak korupsi.

"Itu lah gambaran istri pejabat masa kini. Berapa sih gaji suaminya itu, mulai pejabat eksekutif dan anggota dewan? Namun, istri mereka kok berpenampilan bak artis, dengan tubuhnya dipenuhi perhiasaan dan pakaian bermerek," kata Joko Pramono, koordinator aksi, yang juga ketua Cabang GMNI Kota Blitar, dalam orasinya.

Menurut Joko, semestinya istri pejabat itu meniru sosok RA Kartini, yang cukup sederhana.

Setelah beraksi sekitar satu jam, mahasiswa STIKIP (Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan) Kota Blitar itu membubarkan diri. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved